Kapolri Minta Densus Jaga Nol Serangan Teror di Tengah Eskalasi Global

Aa1xm5nb 1
Aa1xm5nb 1

Kapolri Instruksikan Densus 88 Antiteror Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Idul Fitri

Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memberikan instruksi kepada Detasemen 88 Anti Teror Polri untuk meningkatkan kewaspadaan penuh menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Instruksi ini diberikan dalam rangka mempertahankan capaian yang telah diraih selama tiga tahun terakhir, yaitu zero terrorist attack.

Instruksi tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Auditorium Mutiara, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (2/3). Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa ancaman terorisme tetap menjadi perhatian serius bagi Polri, terutama mengingat dinamika geopolitik internasional yang semakin memanas.

“Terkait dengan aksi teror, ini juga tentunya menjadi perhatian kita. Di tahun 2023 sampai 2026 kemarin, kita berhasil mencegah terjadinya aksi serangan teror. Artinya kita terus melakukan berbagai macam upaya mulai dari preventive strike,” ujar Jenderal Sigit.

Ia juga menyebutkan situasi di kawasan Timur Tengah, termasuk eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Menurutnya, kondisi ini bisa berpotensi memicu aktivitas simpatisan atau sel-sel teroris yang ada di dalam negeri.

Apalagi, Iran telah mengibarkan bendera merah sebagai simbol pembalasan dan pertanda serangan yang terjadi di negara tersebut. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Densus 88 dalam menjaga status zero terrorist attack.

Penguatan Sinergi dengan Berbagai Pihak

Untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama periode mudik dan Lebaran 2026, Kapolri meminta penguatan sinergi dengan berbagai unsur seperti intelijen, TNI, dan pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang baik dalam memantau dan mendata kelompok-kelompok teroris serta aktifis teror yang sedang diamati.

“Tolong ini betul-betul kerja sama yang baik dengan seluruh jajaran Intelijen, kemudian koordinasi dengan rekan-rekan dari TNI, Pemerintah Daerah, bagaimana kita memantau pendataan ulang terkait dengan kelompok-kelompok teroris dan aktif teror yang saat ini sedang kita ikuti,” tambahnya.

Operasi Ketupat 2026 Siap Dilaksanakan

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi ini, akan melibatkan sebanyak 161 ribu personel gabungan dari berbagai instansi untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik.

Strategi Peningkatan Keamanan

Dalam upaya menjaga keamanan, Densus 88 Antiteror akan memperkuat pengawasan terhadap potensi ancaman teror. Hal ini dilakukan dengan memperluas jaringan informasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Selain itu, pihak kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap tempat-tempat yang dianggap rawan.

Peningkatan kewaspadaan ini tidak hanya terbatas pada wilayah perkotaan, tetapi juga mencakup daerah-daerah pelosok yang sering kali menjadi titik lemah dalam penanganan ancaman teror. Dengan strategi yang lebih komprehensif, diharapkan dapat meminimalisir risiko terjadinya aksi teror selama perayaan Idul Fitri.

Peran Masyarakat dalam Menjaga Keamanan

Selain tindakan dari aparat kepolisian, peran masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keamanan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan segala kecurigaan atau informasi yang berkaitan dengan ancaman teror. Dengan adanya kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan situasi keamanan akan semakin stabil.

Kapolri juga menekankan pentingnya penguatan sistem informasi dan teknologi dalam mendeteksi ancaman teror. Dengan penggunaan alat dan metode modern, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam pencegahan aksi teror.

Kesimpulan

Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Densus 88 Antiteror untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang Idul Fitri 1447 H menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam menjaga keamanan nasional. Dengan kolaborasi yang kuat dan strategi yang tepat, diharapkan dapat memastikan situasi tetap aman dan damai selama masa liburan.

Pos terkait