Kapolri Peringatkan Kemacetan di Tol Trans Jawa Saat Mudik 2026

Iwnews20180406960863540x270ini Prediksi Titik Kemacetan Di Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran 1
Iwnews20180406960863540x270ini Prediksi Titik Kemacetan Di Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran 1

Kapolri Perhatikan Titik Penyempitan Jalur dan Ancaman Cuaca Ekstrem Jelang Mudik Lebaran 2026

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap beberapa titik penyempitan jalur atau bottleneck yang terdapat di jalur Tol Trans Jawa dan Pantura menjelang masa mudik Lebaran 2026. Selain masalah infrastruktur, gangguan di jalur arteri seperti pasar tumpah hingga potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem juga menjadi fokus utama.

Hal ini disampaikan oleh Kapolri dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, pada Senin (3/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan bahwa berdasarkan hasil survei jalur, masih ditemukan beberapa titik yang menghambat kelancaran arus lalu lintas.

“Untuk jalur Tol Trans Jawa – Pantura, masih terdapat bottleneck di beberapa titik, mungkin bisa dibaca. Kemudian pengoperasian tol yang fungsional, tentunya ini juga perlu dioptimalkan,” ujarnya saat Rakor Operasi Ketupat di PTIK, Senin (2/3/2026).

Tidak hanya di jalan tol, Sigit meminta jajarannya dan stakeholder terkait untuk memetakan kerawanan di jalur arteri agar dapat mengawasi gangguan-gangguan yang dapat menyebabkan bottleneck. Ia mencontohkan adanya pasar tumpah yang sering kali mengganggu kelancaran lalu lintas.

Faktor cuaca juga diprediksi masih ekstrem hingga Maret 2026, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi keamanan pemudik. “Kemudian potensi terjadinya kerusakan akibat hujan yang kemudian membuat pohon tumbang dan sebagainya,” tambahnya.

Sigit juga menekankan pentingnya antisipasi bencana alam di titik-titik rawan, terutama terkait potensi banjir rob yang dapat memutus akses jalan. “Bottleneck masih akan terjadi dan potensi rawan bencana yang tentunya juga harus dipertimbangkan untuk mempersiapkan jalur-jalur yang kemudian harus diantisipasi manakala terjadi rawan banjir rob,” tegas Kapolri.

Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161 ribu personel gabungan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik. Dalam operasi ini, polisi juga menyiapkan sebanyak 2.746 posko mudik sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan lalu lintas.

Persiapan Pemerintah Menghadapi 143,9 Juta Pemudik

Pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi jumlah pemudik yang mencapai 143,9 juta orang selama Lebaran 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penguatan tanggul di Jawa Tengah guna mencegah banjir yang bisa mengganggu jalur mudik.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat koordinasi antar lembaga dan instansi terkait agar dapat merespons secara cepat terhadap berbagai ancaman, baik itu dari segi infrastruktur maupun kondisi cuaca. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan para pemudik selama perjalanan.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan operasi ketupat 2026 dapat berjalan lancar dan aman, sehingga masyarakat dapat pulang kampung tanpa mengalami kendala berarti.


Pos terkait