Kapten Persib Federico Barba: Laga Besar Selalu Menyenangkan Tapi Berat

Aa1xkr23
Aa1xkr23

Federico Barba: Laga Persib vs Persebaya akan Berjalan Sulit, Tapi Kami Siap

Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi salah satu laga yang dinantikan oleh banyak penggemar sepak bola. Kapten Persib, Federico Barba, menilai bahwa pertandingan ini akan menjadi laga besar yang penuh tantangan. Ia mengakui bahwa Persebaya memiliki kualitas dan kekompakan yang mumpuni, terutama dalam bertahan dan melakukan serangan balik cepat.

Namun, meski menghadapi lawan yang tangguh, Barba tetap percaya diri. Ia memastikan bahwa Persib datang dengan target meraih tiga poin. “Kami menghormati mereka, tapi kami juga datang dengan penuh percaya diri. Kami datang untuk berjuang meraih tiga poin dan memenangkan pertandingan ini,” ujar Barba menjelang laga.

Barba menyebut bahwa Persebaya merupakan salah satu kekuatan utama dalam kompetisi Super League Indonesia 2025/2026. Ia mengatakan bahwa lini belakang Persebaya sangat kompak, sementara barisan penyerangnya dihuni pemain-pemain berkualitas yang mampu menciptakan perbedaan dalam momen krusial.

“Jadi kami memperkirakan pertandingan akan sangat sulit, tetapi kami sudah siap. Kami tahu ini akan menjadi laga yang sangat berat,” tambahnya.

Kenangan dari pertemuan sebelumnya masih melekat di benak Barba. Ia ingat bagaimana Persebaya memiliki daya ledak di sektor depan, yang kerap memaksimalkan transisi cepat untuk melancarkan serangan balik. “Maka kami sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi tersebut. Kami siap, tentu saja pertandingan ini akan sulit karena mereka punya kualitas dan juga kecepatan. Itu tidak pernah mudah,” katanya.

Meski demikian, Barba menegaskan bahwa pengalaman melawan tim dengan karakter serupa sudah pernah dirasakan oleh Persib. Dalam laga terakhir, Maung Bandung disebutnya menghadapi tim asal Thailand yang memiliki pola dan kekuatan tidak jauh berbeda. “Tim dari Thailand yang kami hadapi sebelumnya juga memiliki karakter yang mirip, kualitasnya tidak terlalu jauh berbeda. Sekarang semua pemain sudah siap, dan kami hanya ingin fokus ke pertandingan dengan sebaik mungkin,” ucap dia.

Terkait jadwal pertandingan yang berlangsung di bulan Ramadan, Barba mengaku tidak melihatnya sebagai persoalan berarti. Ia menyebut situasi tersebut sudah lazim dirasakannya saat berkarier di Eropa dengan penyesuaian jadwal siaran televisi. “Karena biasanya dengan jadwal televisi di Eropa, anda bisa bermain kapan saja. Bisa bermain pagi hari, pukul 12 siang, 14.30, atau malam hari. Jadi bagi kami itu sama saja,” ujar Barba.

Penyesuaian hanya dilakukan pada ritme latihan agar sejalan dengan waktu pertandingan. Selebihnya, menurut Barba, tidak ada perubahan signifikan dalam persiapan tim. “Sekarang kami juga berlatih di waktu yang sama dengan jadwal pertandingan. Jadi bagi kami tidak ada yang berubah, hanya itu saja,” ucapnya.

Pos terkait