Penemuan Jenazah di Jalan Rajawali, Polisi Lakukan Pemeriksaan Lanjutan
Penemuan jenazah seorang karyawan Warung Makan Indo Kress di Jalan Rajawali menjadi perhatian masyarakat setempat. Kejadian ini terjadi pada Senin (2/3/2026), yang menggegerkan warga di sekitar lokasi kejadian.
Jenazah korban ditemukan oleh rekan kerjanya saat mencoba membangunkannya untuk memulai aktivitas harian. Saat itu, pintu kamar dalam keadaan tidak terkunci dan korban ditemukan dalam posisi terbujur kaku di atas kasur dengan posisi miring ke kanan. Korban tidak memberikan respons ketika dipanggil, sehingga menimbulkan kekhawatiran.
Korban diketahui bernama Ardianus (27), seorang karyawan swasta yang tinggal di lokasi kejadian. Setelah menemukan kondisi korban, saksi kemudian meminta bantuan rekan lainnya untuk memastikan kondisi korban sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Personel Piket SPKT bersama piket fungsi Polresta Palangka Raya yang dipimpin oleh Pamapta III SPKT Ipda Muhammad Abrar segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Abrar menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP, mencatat identitas saksi dan korban, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan visum.
Hasil Visum Et Repertum
Berdasarkan hasil visum et repertum yang dilakukan oleh Ricka Brilianty, korban diperkirakan meninggal dunia sekitar 5 jam sebelum diperiksa. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini menunjukkan bahwa korban kemungkinan besar meninggal akibat penyakit bawaan yang dideritanya.
Selain itu, menurut informasi dari rekan kerjanya, korban sempat mengeluh karena baru saja mengalami kecelakaan ringan. Meski begitu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Proses Penyelidikan dan Tindakan yang Dilakukan
Setelah menemukan jenazah, personel kepolisian segera melakukan serangkaian langkah penanganan. Mulai dari pengumpulan barang bukti hingga pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian. Semua proses ini dilakukan dengan hati-hati dan teliti agar dapat mengungkap fakta sebenarnya.
Abrar menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ada faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap kematian korban. Dengan adanya temuan awal yang menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan, masyarakat diharapkan bisa tetap tenang dan menunggu hasil akhir dari penyelidikan yang sedang berlangsung.
Kesimpulan
Penemuan jenazah Ardianus di Jalan Rajawali menjadi peristiwa yang memicu perhatian dari pihak berwajib dan masyarakat sekitar. Meskipun belum ada dugaan kuat tentang penyebab kematian, proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polresta Palangka Raya menunjukkan komitmen untuk menemukan kebenaran.
Dengan adanya visum et repertum yang menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan, masyarakat diharapkan bisa mempercayai proses hukum yang sedang berlangsung. Selain itu, keluarga korban juga diharapkan bisa mendapatkan kejelasan terkait penyebab kematian anggota keluarganya.
Sebagai informasi tambahan, para petugas kepolisian akan terus memantau situasi dan memberikan update terbaru jika diperlukan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.





