Jakarta – Seorang pria yang mengaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya melakukan tindakan tidak terpuji dengan membawa kabur sepeda motor milik seorang driver ojek online (ojol). Pelaku menawarkan uang sebesar Rp 300 ribu kepada korban untuk diantar ke suatu lokasi tertentu.
Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, AKP Fadoli, menjelaskan bahwa pelaku meminta korban mengantarnya ke Polsek Makasar. Dalam perjalanan, pelaku mengklaim sedang menangkap pelaku narkoba. Hal ini membuat korban tergiur dan bersedia mengantarkan pelaku.
“Terduga pelaku mengaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya sedang menangkap pelaku narkoba,” kata Fadoli, Senin (2/3).
Setelah sampai di Polsek Makasar, pelaku kembali meminta korban melanjutkan perjalanan ke Gang Langgar, Kramat Jati. Menurut Fadoli, pelaku beralasan bahwa target penangkapan berada di lokasi tersebut. Korban pun kembali menuruti permintaan tersebut.
Sesampainya di Jalan Langgar RT 004/010, Kelurahan Kramat Jati, pelaku kembali melancarkan aksinya. Ia meminjam sepeda motor korban dengan dalih akan menangkap tersangka narkoba dan membutuhkan kendaraan untuk bergerak cepat.
Tanpa menaruh curiga karena percaya pelaku adalah aparat dan tergiur bayaran Rp 300 ribu, korban langsung menyerahkan kendaraannya. Namun, setelah ditunggu beberapa waktu, pelaku tak kunjung kembali dan justru membawa kabur sepeda motor milik korban.
Menyadari dirinya tertipu, korban segera melapor ke pihak kepolisian. Fadoli mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku sebagai anggota kepolisian tanpa menunjukkan identitas resmi.
Dia juga mengingatkan agar warga tidak mudah tergiur iming-iming bayaran besar yang tidak wajar. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh masyarakat dalam situasi seperti ini antara lain:
- Verifikasi identitas: Jangan mudah percaya pada seseorang yang mengaku sebagai anggota kepolisian tanpa menunjukkan surat tugas atau kartu identitas resmi.
- Hati-hati dengan tawaran yang terlalu bagus: Jika ada tawaran bayaran yang terlalu besar, lebih baik waspada karena bisa saja itu merupakan modus penipuan.
- Laporkan ke pihak berwajib: Jika merasa menjadi korban penipuan, segera laporkan ke polisi agar dapat segera ditangani.
- Jaga keamanan diri sendiri: Jangan biarkan diri sendiri terjebak dalam situasi yang bisa membahayakan keselamatan Anda.
Dengan kesadaran dan kehati-hatian yang tinggi, masyarakat dapat menghindari berbagai bentuk penipuan yang sering kali menimpa orang-orang yang tidak siap.





