KDM Dukung Penuh TMMD Kodim Majalengka, Bangun Infrastruktur dan Kesehatan Warga

Sejumlah Prajurit Saat Bekerja Membangun Jalan Dalam Rangkaiann
Sejumlah Prajurit Saat Bekerja Membangun Jalan Dalam Rangkaiann

Dukungan Gubernur Jawa Barat untuk Program TMMD ke-127 di Majalengka

Di tengah fokusnya dalam menangani bencana longsor dan pergerakan tanah di Kabupaten Majalengka, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan dukungan penuh terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0617/Majalengka. Dukungan ini tidak hanya berupa ucapan, tetapi juga tindakan nyata melalui pembangunan infrastruktur hingga pelayanan sosial yang langsung dirasakan oleh masyarakat desa.

Program TMMD ke-127 ini menjadi bagian penting dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana sekaligus memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan. Menurut KDM, program ini selaras dengan upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat ketahanan desa, baik dari segi infrastruktur, ekonomi, maupun sosial.

Salah satu sasaran utama TMMD ke-127 adalah Desa Sindangwangi dan Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Melalui kegiatan Pra TMMD, Kodim 0617/Majalengka mulai melakukan perbaikan akses jalan penghubung antar desa yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga, khususnya petani, sekaligus akses menuju kawasan wisata alam Ciboer Pass.

Komandan Kodim 0617/Majalengka sekaligus Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan pada ruas jalan sepanjang sekitar 1.000 meter atau 1 kilometer dengan lebar 3 meter. Jalan tersebut sebelumnya masih berupa tanah dan kerap sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

“Intinya beliau (Pak Dedi) mendukung TMMD. Pada tahap awal, kami menurunkan alat berat untuk membuka, meratakan, dan memperkeras badan jalan. Kondisinya licin dan berlumpur saat hujan, sehingga sering menghambat aktivitas warga,” kata Fahmi saat mendampingi KDM ke Sukadana, Majalengka nengok korban pergerakan tanah, Kamis (19/2/2026).

Menurut Fahmi, kegiatan Pra TMMD ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap percepatan pembangunan desa, terlebih di wilayah rawan bencana seperti Majalengka bagian selatan. Dengan akses jalan yang lebih baik, mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga evakuasi saat kondisi darurat dapat berjalan lebih lancar.

“Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain menunjang aktivitas pertanian, akses ini juga membuka potensi pariwisata Ciboer Pass yang berdampak pada peningkatan ekonomi warga,” jelasnya.

Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-127 Kodim 0617/Majalengka juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan TMMD, Tim Kesehatan (Timkes) Satgas TMMD melaksanakan pelayanan kesehatan door to door bagi warga desa sasaran. Pada Minggu (15/2/2026), Timkes Satgas TMMD mendatangi rumah Bu Nani, warga Desa Sindangwangi, yang menjadi salah satu penerima manfaat layanan kesehatan TMMD.

Pelayanan ini diberikan kepada warga yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan. Dalam kunjungan tersebut, Timkes Satgas TMMD melakukan pemeriksaan kondisi fisik umum, pengecekan tekanan darah, serta memberikan edukasi kesehatan dasar agar kondisi warga tetap terpantau.

Dengan dukungan penuh Gubernur Jawa Barat KDM yang tengah fokus pada penanganan bencana longsor dan penguatan desa, Fahmi berharap program TMMD ke-127 di Kabupaten Majalengka dapat memberikan dampak jangka panjang. “Konektivitas desa semakin baik, ekonomi warga meningkat, dan kesehatan masyarakat lebih terjaga. Kami mohon doa agar seluruh rangkaian TMMD ini berjalan lancar dan benar-benar bermanfaat,” pungkasnya.

Pos terkait