Kehadiran Anak Ketiga yang Menyimpan Cerita di Balik Bahagia
Pada 23 Februari 2026, pasangan selebritas Rizky Billar dan Lesti Kejora resmi menyambut kelahiran anak ketiganya. Bayi perempuan tersebut lahir melalui proses persalinan caesar. Tangis mungil sang buah hati menjadi penawar segala penantian panjang keluarga kecil tersebut. Namun, di balik senyum bahagia yang terpancar, tersimpan cerita tentang kondisi Lesti Kejora pascamelahirkan.
Operasi caesar tentu bukan proses ringan. Lesti harus menjalani pemulihan intensif demi mengembalikan kondisi tubuhnya seperti sediakala.
Rizky Billar mengungkapkan bahwa kelahiran anak ketiga mereka bukanlah sesuatu yang direncanakan. “Banyak orang mengira anak ketiga ini direncanakan, padahal tidak sama sekali alias kebobolan,” ujarnya saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026). Ia menambahkan, Lesti sebenarnya sudah menjalani program KB dan menggunakan IUD sebagai bentuk pencegahan. Namun, menurut Billar, takdir berkata lain.
“Istri saya sudah pakai KB dan IUD, tapi memang qadarullah akhirnya jadi juga,” sambungnya dengan nada pasrah sekaligus syukur. Kabar kehamilan itu sendiri disebut-sebut datang setelah keduanya berlibur ke Liverpool, Inggris. Momen liburan yang awalnya sekadar melepas penat justru menjadi awal dari kejutan besar dalam perjalanan rumah tangga mereka.
“Waktu itu istri saya harusnya pasang IUD atau KB lagi karena ada sedikit masalah dengan KB sebelumnya. Tapi karena waktunya sangat mepet, akhirnya kami putuskan berangkat dulu ke Liverpool. Rencananya pasang KB setelah pulang dari sana. Eh, qadarullah malah ‘jadi’-nya di Liverpool,” tambahnya.
Kondisi Kesehatan Lesti Kejora yang Mengkhawatirkan
Muhammad Rizky Billar mengungkapkan kondisi Lesti Kejora, berdasarkan pemeriksaan dokter, mereka harus berhenti tambah momongan. Dokter mengingatkan risikonya jika pasangan ini sampai kebobolan menambah anak lagi. Lesti diminta berhenti hamil setelah anak ketiganya ini.
“Dokter mengingatkan kembali bahwa cukup tiga anak saja karena sangat berisiko buat ibunya. Badannya istri saya kan kecil, lalu dinding perut dan rahimnya sudah semakin tipis,” jelasnya. Rizky Billar mengungkapkan alasan lain hanya boleh memiliki tiga anak, karena Lesti Kejora selalu melahirkan anak lewat proses caesar ERACS, khususnya anak ketiga mereka yang lahir dengan berat tiga kilogram.
“Kalau dibiarkan lebih lama dan bayinya makin besar, bahayanya rahim ibunya bisa robek. Makanya kemarin proses persalinannya cepat sekali, sekali sayatan langsung kelihatan bayinya,” ujar Rizky Billar. “Sekarang istri saya sedang masa pemulihan, dan alhamdulillah insyaallah bisa lebih cepat,” sambungnya.

Alasan Dokter Menyarankan Berhenti Hamil
Dokter menyarankan agar Lesti Kejora tidak kembali hamil setelah melahirkan anak ketiga. Hal ini dilakukan karena kondisi kesehatan sang pedangdut yang dinilai rentan terhadap risiko komplikasi. Proses persalinan caesar yang dilalui Lesti sebelumnya telah memberikan efek pada struktur organ reproduksinya. Dinding rahim dan perut yang semakin tipis meningkatkan potensi cedera jika kembali hamil.
Selain itu, berat badan bayi yang semakin besar juga menjadi faktor utama dalam keputusan dokter. Jika Lesti kembali hamil dan bayi yang lahir memiliki berat yang lebih tinggi, risiko kerusakan rahim akan meningkat signifikan. Untuk menghindari hal tersebut, dokter menyarankan agar pasangan ini tidak menambah jumlah anak.
Perjalanan Pemulihan Lesti Kejora
Setelah melahirkan secara caesar, Lesti Kejora membutuhkan waktu pemulihan yang cukup lama. Proses pemulihan ini mencakup pengawasan medis, nutrisi yang tepat, serta istirahat yang cukup. Meski kondisi kesehatannya masih dalam tahap pemulihan, Lesti tampak optimis dan bersemangat untuk kembali aktif.
Rizky Billar juga menyampaikan rasa syukur atas kehadiran anak ketiganya. Meskipun proses kehamilan dan persalinan berlangsung secara tidak terduga, ia tetap merasa bersyukur atas anugerah yang diberikan oleh Tuhan. Ia juga berharap kondisi Lesti dapat segera pulih sepenuhnya, sehingga dapat fokus pada perawatan anak-anaknya dan keluarga kecilnya.




