Keistimewaan Malam Nuzulul Quran di Bulan Ramadan
Malam Nuzulul Quran merupakan momen yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Dalam bulan suci Ramadan, malam ini menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah keislaman. Saat ini, kita sedang berada pada puasa ke-12 Ramadan 1447 Hijriah, dan beberapa hari lagi, malam Nuzulul Quran akan tiba.
Malam Nuzulul Quran jatuh pada tanggal 17 Ramadan 1447 H, yang bertepatan dengan 7 Maret 2026. Pada malam tersebut, Al Quran diturunkan pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Peristiwa ini menjadi momen yang penuh makna dan keberkahan.
Keutamaan Malam Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran memiliki banyak keistimewaan yang bisa dimanfaatkan oleh umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka. Berikut beberapa keutamaannya:
-
Lebih baik dari seribu bulan
Sesuai dengan firman Allah SWT, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr:3). Artinya, amalan dan ibadah yang dilakukan selama malam Nuzulul Quran lebih bernilai daripada amalan yang dilakukan selama seribu bulan. -
Diampuninya dosa-dosa oleh Allah SWT
Seseorang yang menghidupkan malam Nuzulul Quran akan mendapat pengampunan dosa dari Allah SWT. Mereka diibaratkan bayi yang baru lahir ke dunia, karena akan diampuni dosanya yang telah lalu. -
Malam penuh keberkahan
Malam Nuzulul Quran juga menjadi salah satu malam yang penuh keberkahan. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi.” (QS. Al-Dukhan:3). -
Banyaknya malaikat yang turun ke Bumi
Keberkahan malam Nuzulul Quran juga ditandai dengan banyaknya malaikat yang turun ke bumi, termasuk malaikat Jibril. -
Malam dimana takdir tahunan dicatat
“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Al-Dukhan:4). Urusan yang penuh hikmah di sini meliputi rezeki, hidup, mati, untung, dan sebagainya.
Ibadah yang Dianjurkan pada Malam Nuzulul Quran
Pada malam Nuzulul Quran, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan berbagai ibadah seperti:
- Membaca Al Quran
- Berdzikir
- Shalat malam
- Doa
- Itikaf di masjid
Itikaf pada malam Nuzulul Quran adalah ibadah berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah. Biasanya, masjid-masjid terbuka untuk para jamaah yang ingin melakukan Itikaf terlebih ibadah di bulan suci Ramadan.
Sejarah dan Makna Nuzulul Quran
Istilah Nuzulul Quran berasal dari bahasa Arab, yaitu Nuzul dan Quran, yang berarti diturunkannya Al Quran. Al Quran turun dalam dua tahap. Pertama, secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul ‘Izzah di langit bumi. Peristiwa ini dikenal sebagai Malam Lailatul Qadar. Setelah itu, Allah menurunkan Al Quran secara berangsur-angsur kepada Rasulullah SAW selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari yakni 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah.
Proses inilah yang dikenal sebagai Nuzulul Quran, di mana lafaz dan makna Al Quran disampaikan bertahap. Peristiwa ini dijelaskan dalam QS. Al-Qadr 1-5:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar.”
Kapan Nuzulul Quran 2026?
Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag), Nuzulul Quran atau 17 Ramadan tahun 2026 jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026. Namun, karena dalam sistem kalender Hijriah pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam (maghrib), peringatan Malam Nuzulul Quran sudah dapat dilakukan sejak Jumat malam, 6 Maret 2026.





