Real Madrid Kembali Terpuruk, Getafe Buktikan Kekuatan di Bernabeu
Real Madrid mengalami kekalahan yang cukup mengejutkan saat menjamu Getafe dalam pertandingan pekan 26 Liga Spanyol. Ini menjadi catatan minor bagi tim asuhan pelatih Alvaro Arbeloa setelah mereka kalah dua kali secara beruntun untuk pertama kalinya sejak 2019.
Kekalahan ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Getafe, yang berhasil meraih kemenangan pertama mereka di Stadion Santiago Bernabeu sejak tahun 2008 silam. Sebuah pencapaian yang sangat penting karena derbi Madrid selalu menjadi laga yang sulit bagi Getafe.
Pertandingan yang berlangsung pada Selasa (3/3/2026) menunjukkan bahwa perbedaan kualitas di atas kertas tidak selalu menjadi penentu hasil pertandingan. Meskipun Real Madrid memiliki posisi yang jauh lebih baik di papan klasemen, Getafe mampu tampil lebih tangguh dan bahkan mencuri gol dari lawannya.
Real Madrid tampaknya kesulitan memecah pertahanan Getafe. Vinicius Junior, yang diplot sebagai salah satu ujung tombak, tidak bisa memberikan dampak besar dalam pertandingan ini. Pemain muda Thiago Pitarch yang diberi kesempatan debut juga tidak mampu membantu banyak, meskipun ia berhasil mencatatkan rekor sebagai pemain termuda yang tampil untuk Real Madrid.
Getafe tidak hanya mempermalukan Real Madrid di kandang sendiri, tetapi juga memberikan luka besar bagi tim raksasa Spanyol tersebut. Mereka menjadi tim kedua yang berhasil mengalahkan Real Madrid dalam dua matchday terakhir, bersama dengan Osasuna. Dua kekalahan beruntun ini adalah yang pertama terjadi sejak 2019.
Sebagai tim besar, Real Madrid jarang mengalami kekalahan beruntun di kompetisi domestik. Kekalahan ini menunjukkan bahwa pelatih Alvaro Arbeloa harus segera menemukan solusi untuk membawa timnya bangkit kembali. Jika tidak, gelar juara Liga Spanyol bisa saja berpindah ke tangan Barcelona lebih cepat.
Saat ini, Barcelona memimpin klasemen dengan 64 poin dari 26 pertandingan, sedangkan Real Madrid mengikuti dengan 60 poin. Kedudukan ini menunjukkan bahwa persaingan masih ketat, dan kekalahan beruntun bisa menjadi ancaman serius bagi Real Madrid.
Perkembangan Klasemen Liga Spanyol
Berikut adalah perkembangan klasemen sementara Liga Spanyol:
- Barcelona: 64 poin dari 26 laga
- Real Madrid: 60 poin dari 26 laga
- Tim lainnya: Berada di bawah kedua tim ini dengan angka yang lebih rendah
Dengan jarak empat poin antara Barcelona dan Real Madrid, pertandingan-pertandingan mendatang akan sangat penting untuk menentukan siapa yang akan menjadi juara.
Tantangan Bagi Real Madrid
Real Madrid kini menghadapi tantangan besar untuk memperbaiki performa mereka. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pelatih Alvaro Arbeloa antara lain:
- Memperbaiki strategi serangan agar bisa membongkar pertahanan lawan
- Memberikan kepercayaan kepada pemain muda seperti Thiago Pitarch
- Meningkatkan mentalitas pemain agar tidak mudah terpuruk setelah kekalahan
Jika Real Madrid tidak segera bangkit, kemungkinan besar gelar juara akan berpindah ke tangan Barcelona. Namun, dengan potensi dan pengalaman yang dimiliki, Real Madrid masih memiliki peluang untuk bangkit dan memperbaiki situasi.





