Kementerian Haji dan Umroh Menganjurkan Penundaan Keberangkatan Jemaah Umroh
Kementerian Haji dan Umroh mengimbau kepada para jemaah umroh yang akan berangkat ke Arab Saudi untuk menunda keberangkatan sementara. Imbauan ini dikeluarkan karena adanya perang antara Amerika-Israel dan Iran yang telah memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah, termasuk di negara-negara Teluk seperti Arab Saudi.
Dalam pernyataannya melalui video, Kementerian Haji dan Umroh menyampaikan bahwa penundaan keberangkatan jemaah umroh akan dilakukan hingga situasi di kawasan tersebut benar-benar stabil dan aman. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah asal Indonesia yang akan melakukan ibadah umroh.
Selain itu, Kemenhaj juga menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak di Arab Saudi serta memantau perkembangan situasi secara berkala. Dengan begitu, pemerintah dapat segera mengambil langkah-langkah yang tepat sesuai dengan kondisi terkini.
Pemanggilan Jemaah Umroh di Kota Bogor
Pada saat yang sama, beberapa jemaah umroh di Kota Bogor sudah memiliki rencana keberangkatan dalam waktu dekat. Salah satu travel haji dan umroh di kota tersebut, Yudi Sianda dari Patuna Tour and Travel, mengungkapkan bahwa jemaah yang menggunakan layanan mereka tidak terdampak oleh perang yang sedang berlangsung.
Menurut Yudi, jemaah yang diberangkatkan ke tanah suci sebelum perang pecah pada 28 Februari 2026 sudah dipulangkan ke Indonesia atau telah meninggalkan Arab Saudi. Namun, dalam waktu dekat ini, masih ada jadwal keberangkatan jemaah umroh ke Arab Saudi.
“Rencana ada keberangkatan lagi (jemaah umroh) tanggal 7 Maret,” kata Yudi kepada , Senin (2/3/2026).
Yudi mengaku bahwa pihaknya sudah mendengar imbauan dari Kemenhaj untuk menunda keberangkatan. Namun, sampai saat ini belum ada keputusan pasti dari pihaknya untuk menunda keberangkatan jemaah.
“Kita belum ada info (keputusan penundaan keberangkatan), karena kepastiannya jadi atau tidaknya itu dari kantor pusat, di Jakarta,” katanya.
“Kita lagi nunggu kabar dari pusat, karena ini kan cabang, dari pusat belum ada info lagi,” tambahnya.
Tanggapan dari Travel Lain
Hal serupa juga disampaikan oleh pihak Baitul Mukminin Tour and Travel Kota Bogor, yang juga memberangkatkan jemaah umroh ke Arab Saudi. Mereka mengaku masih belum tahu pasti apakah keberangkatan jemaah akan ditunda atau tidak dalam waktu dekat ini.
“Saya kurang tahu,” ujar Hj. Eva Djamhur, pimpinan Baitul Mukminin Tour and Travel Kota Bogor.
Harapan Situasi Kembali Stabil
Nampaknya, para travel haji dan umroh di Kota Bogor masih terus memantau informasi lebih lanjut mengenai situasi di Arab Saudi. Mereka berharap agar situasi dapat segera kembali kondusif sehingga jemaah umroh dapat berangkat dengan aman dan nyaman.
Dengan situasi yang terus berubah, para travel haji dan umroh tetap bersikap waspada dan siap mengikuti instruksi resmi dari pemerintah. Mereka juga berharap agar pihak berwenang dapat memberikan kejelasan secepatnya mengenai kebijakan terkait keberangkatan jemaah umroh.





