Kegiatan Buka Puasa Bersama dan Pemberian Santunan Anak Yatim di Bekasi
Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menunjukkan komitmen dalam memberikan dukungan kepada anak-anak yatim yang menjadi binaan sembilan yayasan di Kota Bekasi. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Buka Puasa Bersama dan Pemberian Santunan Anak Yatim, yang berlangsung di Masjid Jannatul Firdaus, Bekasi Selatan, pada hari Minggu (1/3/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil dari kolaborasi antara Kemensos melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi dengan beberapa lembaga filantropi seperti Mandiri Amal Insani Foundation, Muslim Madani Foundation, dan Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN). Dalam kegiatan tersebut, sejumlah besar bantuan diberikan kepada anak-anak yatim penerima manfaat.
Dari sisi Kemensos, bantuan yang disalurkan mencapai nilai Rp125 juta. Uang tersebut digunakan untuk membeli 162 paket yang berisi perlengkapan sekolah, alat ibadah, serta kebutuhan nutrisi bagi para anak yatim. Setiap paket dirancang agar bisa membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan kelompok rentan memerlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga filantropi. Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 23 juta orang miskin di Indonesia, yang di dalamnya termasuk lansia dan anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian bersama.
Agus Jabo juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sedang memperkuat berbagai program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat. Tujuan dari program-program ini adalah untuk menjangkau kelompok masyarakat rentan yang selama ini belum mendapatkan layanan dari pemerintah.
Ia menilai kegiatan santunan yang melibatkan berbagai unsur ini menjadi contoh nyata sinergi dalam menjangkau kelompok rentan, khususnya anak yatim. “Memang masih banyak saudara-saudara kita yang masih miskin, masih belum mendapatkan program-program dari pemerintah. Dan itu mari kita kolaborasi, bekerjasama supaya mereka mendapat perhatian,” ujarnya.
Menurut Agus Jabo, kegiatan seperti ini menunjukkan praktik baik kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan kepedulian sosial. “Pada kesempatan sore ini adalah contoh yang baik bagaimana kita berkolaborasi, bekerjasama untuk bisa memuliakan, membahagiakan anak-anak kita. Ini contoh yang bisa diambil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” kata Agus Jabo.
Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus diperluas agar semakin banyak kelompok rentan yang terjangkau bantuan. “Sehingga saudara-saudara kita yang selama ini tertinggal segera kita bisa selamatkan, bisa kita bahagiakan,” tegasnya.
Kegiatan santunan diikuti oleh 300 anak yatim binaan sembilan yayasan di Bekasi, yaitu Rumah Safiinah, Zawiyatul Mubarak, Al Mabrur, Binaan Bu Agustin, Binaan Umi Nur, As Safi’iyah, Gray Galaxy, Nida Al Syakur, dan Ustadz Zahra. Turut hadir dalam acara ini, istri Wamensos, Intan Agus Jabo, serta Kepala STPL Bekasi Budi Satriyo. Selain itu, hadir pula Direktur Mandiri Amal Insani Foundation Zainal Abidin, Ketua Yayasan Jannatul Firdaus Rahmat Broto Triaji, istri Wali Kota Bekasi Wiwiek Hargono, Manajer Yayasan Baitul Maal PLN Dewi Setyaharini, dan jajaran pemerintah daerah Bekasi.





