Keributan Antarkelompok Pelajar di Bantul, Delapan Siswa Diamankan
Pada malam hari Senin (2/3/2026), terjadi keributan antarkelompok pelajar di Jalan Imogiri Barat, Bantul. Kejadian ini melibatkan rombongan dari salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Bantul dengan kelompok lain yang tidak dikenal. Akibatnya, delapan pelajar diamankan oleh pihak kepolisian sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kronologi Peristiwa
Kronologi kejadian dimulai sekitar pukul 17.30 WIB ketika rombongan siswa dari sebuah SMP di Bantul mengadakan buka bersama di Dorpie Coffe Jalan Imogiri Barat. Peserta buka bersama tersebut mencapai sekitar 100 orang. Setelah kegiatan selesai, para siswa berencana kembali ke rumah masing-masing.
Rombongan siswa tersebut kemudian pulang bersama-sama menggunakan sekitar 50 unit sepeda motor, melalui Jalan Imogiri Barat menuju arah selatan. Di tengah perjalanan, tepatnya di simpang empat Sudimoro, mereka dihadang oleh rombongan lain yang tidak dikenal. Rombongan tersebut mengendarai sekitar 20 unit sepeda motor, termasuk Kawasaki KLX, Honda PCX, Yamaha NMAX, dan kendaraan lainnya.
Rombongan yang tidak dikenal tersebut kemudian mengikuti dan mendahului rombongan siswa SMP dengan cara membleyer dan menyeret standar kendaraan ke aspal serta sambil mengayunkan benda seperti gasper.
Keributan Terjadi
Setelah sampai di Jalan Imogiri Barat, Kalurahan Timbulharjo, terjadi keributan antara kedua rombongan. Kejadian ini diketahui oleh warga sekitar, yang kemudian mencoba melerai dan membubarkan keributan tersebut.
Beberapa orang dari rombongan yang terlibat keributan berhasil diamankan oleh warga. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sewon. Sejumlah pelajar yang diamankan adalah KPL (15), MRS (14), ANR (15), DM (15), DNF (14), AK (20), dan AA (19), yang berasal dari Kapanewon Pundong. Selain itu, pelajar inisial MIA (15) asal Kapanewon Imogiri juga diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian.
Korban Luka dan Barang Bukti
Dari kejadian tersebut, terdapat dua korban luka. Pertama, S (51), seorang petani asal Karang Tengah, Kapanewon Imogiri, mengalami luka memar di kaki sebelah kanan dan sepeda motornya mengalami kerusakan berupa cover pecah dan knalpot bengkok hampir lepas. Kedua, MR (23), seorang laki-laki asal Kricak, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, mengalami luka di pipi sebelah kanan akibat terkena ledakan kembang api.
Polisi kemudian mengamankan lima kendaraan sepeda motor milik pelajar yang terlibat dalam aksi keributan serta kendaraan milik korban sebagai barang bukti. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, petugas Unit Reskrim Polsek Sewon menyerahkan masing-masing pelajar kepada orang tua mereka.





