Kesepakatan Prabowo dan Trump, dari BOP Gaza hingga transfer data RI

Aa1wjaxq
Aa1wjaxq



Presiden Prabowo Subianto melakukan sejumlah pertemuan penting selama kunjungannya ke Amerika Serikat (AS). Selain bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, Prabowo juga berdialog dengan para pelaku bisnis dan pengusaha AS, serta pimpinan negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP), sejak tanggal 17 Februari lalu.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah Indonesia dan AS menyelesaikan perjanjian tarif dagang resiprokal alias agreement on reciprocal tariff (ART). Berikut beberapa kesepakatan yang telah dijajaki antara kedua negara:

Indonesia Bakal Mengirimkan 8.000 Pasukan dalam Waktu 1–2 Bulan

Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia untuk menerjunkan delapan ribu pasukan guna mendukung misi Dewan Perdamaian di Gaza. Pernyataan ini disampaikan saat ia menghadiri pertemuan perdana negara anggota BoP di US Institute of Peace, Washington, pada hari Kamis (19/2) waktu setempat.

Delapan ribu pasukan tersebut akan bergabung dalam International Stabilization Force (ISF), yang bertugas mengawal misi perdamaian sekaligus menghentikan konflik bersenjata antara militer Israel dan Hamas. Prabowo menyatakan, “Kami siap mengerahkan pasukan tersebut untuk turut serta secara aktif dalam Pasukan International Stabilization Force demi mewujudkan perdamaian ini,” ujar Prabowo seperti yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Setelah pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan mengirimkan personel ke Dewan Perdamaian di Gaza dalam waktu 1–2 bulan ke depan. Mayoritas pasukan yang akan dikirim berasal dari unit zeni dan kesehatan.

Indonesia Menjadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi di Gaza

Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia dipercaya untuk menempati posisi Wakil Komandan atau Deputy Commander pasukan International Stabilization Force (ISF). Pasukan ini bertugas mengawal misi perdamaian antara militer Israel dan Hamas.

Pernyataan ini disampaikan oleh Prabowo dalam konferensi pers setelah menghadiri pertemuan perdana negara anggota BoP di US Institute of Peace, Washington, pada Kamis (19/2) waktu setempat. Ia menjelaskan, “Mereka minta kita jadi Deputy Commander,” ujar Prabowo seperti yang disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo Anggap Solusi Dua Negara sebagai Satu-Satunya Jalan Perdamaian Gaza

Prabowo Subianto menilai solusi dua negara atau two state solution sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian di Gaza. Solusi ini memungkinkan Palestina dan Israel dapat hidup berdampingan.

“Bagi kita, satu-satunya solusi jangka panjang adalah solusi dua negara,” kata Prabowo saat sesi konferensi pers setelah menghadiri pertemuan perdana negara anggota Board of Peace yang berlangsung di US Institute of Peace, Washington, pada Kamis (19/2) waktu setempat.

Perjanjian Tarif Dagang 19% antara RI dan AS

Presiden Prabowo dan Trump menandatangani perjanjian perdagangan di Washington, D.C. Penandatanganan tersebut menjadi sinyal penguatan hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan strategis.

Kesepakatan tersebut merupakan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik antara Indonesia dan AS yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Tariff pada Jumat (20/2) pagi waktu Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Perwakilan AS Jamieson Greer.

Selain itu, Presiden Prabowo dan Trump juga telah menandatangani kerja sama Agreement of Reciprocal Trade yang diberi judul ‘Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance’. Dalam perjanjian ini, AS mengenakan tarif 19% untuk barang-barang dari Indonesia. Meski demikian, sejumlah komoditas asal RI akan mendapatkan pengecualian. “AS akan mempertahankan tarif timbal balik sebesar 19% untuk impor dari Indonesia, kecuali untuk produk-produk tertentu yang akan dikenakan tarif timbal balik 0%,” demikian penjelasan resmi AS dalam laman Gedung Putih, Jumat (20/2).

Transfer Data Konsumen RI ke AS

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk mendorong pemberlakuan transfer data lintas-negara secara terbatas. Hal ini sebagai bagian dari kesepakatan perjanjian dagang resiprokal.

“Indonesia juga mendorong transfer data lintas-batas, terbatas sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia dan me-recognize bahwa Amerika akan memberikan perlindungan kepada data konsumen setara dengan perlindungan data konsumen yang diberlakukan di Indonesia,” kata Airlangga.

Langkah ini sempat menjadi perbincangan pada Juli 2025. Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Pemerintah Indonesia mempermudah perusahaan asal negaranya mengirimkan data pengguna di Indonesia ke Negeri Paman Sam. Hal ini sebagai bagian dari kesepakatan terkait tarif impor resiprokal.

Pos terkait