Keseruan Ngabuburit Hanya Rp10 Ribu: Menangkap Ikan Raksasa 10 Kg di Danau Semarang Zoo

Aa1xiapi 1
Aa1xiapi 1

Aktivitas Ngabuburit yang Berbeda di Danau Semarang Zoo

Di tengah suasana Ramadan, banyak orang memilih untuk berburu takjil atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, bagi sebagian orang, ngabuburit bisa dilakukan dengan cara yang lebih unik dan menarik. Di Danau Semarang Zoo, aktivitas memancing menjadi pilihan utama untuk mengisi waktu sebelum berbuka puasa.

Zubaidi, warga Rowosari, Kecamatan Ngaliyan, memilih menghabiskan sore Ramadan dengan memancing ikan patin di danau tersebut. Tujuannya bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga mencari ikan berukuran besar yang beratnya bisa mencapai 10 kilogram. “Setiap Ramadan pasti ke sini mancing. Tahun lalu saya dapat patin beratnya hampir 9 kilo. Ini masih penasaran, siapa tahu dapat lagi,” ujarnya.

Danau Semarang Zoo dikenal memiliki berbagai jenis ikan berukuran besar, mulai dari patin, lele, nila, hingga bawal. Namun, ikan-ikan tersebut tidak mudah ditaklukkan dan membutuhkan umpan khusus. Menurut Zubaidi, ikan nila biasanya lebih mudah dipancing menggunakan lumut yang dicampur esen khusus. Sementara lele dan bawal cocok dengan pelet yang dicampur telur.

Adapun ikan patin justru sering tertarik dengan roti, bahkan gorengan seperti bakwan dan mendoan. “Ada tips dan triknya. Tapi dapat atau enggak ya tetap rezeki masing-masing,” ujarnya.

Hari itu, Zubaidi datang memancing bersama anaknya sejak pukul 11.00 hingga 16.00 WIB. Meski belum berhasil mendapatkan patin incaran, ia tetap membawa pulang dua ekor ikan nila berukuran besar dan satu ikan gabus.

Pihak manajemen Semarang Zoo menyediakan tiket khusus mancing dengan harga Rp10 ribu per orang. Pengunjung bebas membawa pulang ikan hasil pancingan tanpa batasan jumlah, dengan waktu memancing mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

“Lumayan buat ngabuburit. Tempatnya adem, bisa salat juga. Kalau dapat banyak, ikannya bisa buat lauk di rumah atau dibagi ke tetangga,” kata Zubaidi.

Sementara itu, Humas Semarang Zoo, Ibnu AthoIllah, mengatakan program mancing di danau Semarang Zoo merupakan salah satu agenda khusus selama Ramadan. “Ikan di danau sudah ada, bahkan beberapa ukurannya monster. Saat event mancing Ramadan ini, kami juga menambah stok ikan,” jelasnya.

Ibnu menambahkan, pemancing dilarang menggunakan jala maupun alat setrum. Namun, pengunjung diperbolehkan membawa joran sebanyak apa pun dan menggunakan jenis pakan apa saja. “Ikan yang didapat tidak kami timbang dan semuanya boleh dibawa pulang,” katanya.

Menurut Ibnu, jumlah pemancing paling ramai terjadi pada akhir pekan. Sementara di hari biasa, pemancing yang datang berkisar puluhan orang. “Sabtu dan Minggu paling ramai. Selama Ramadan, target kami sekitar seribu pemancing,” pungkasnya.

Pos terkait