AC Milan Berupaya Merekrut Andre dari Corinthians, Tapi Ada Kendala
AC Milan sedang berusaha merekrut bintang muda Brasil, Andre, dari klub lokalnya, Corinthians. Namun, upaya ini menghadapi kendala yang cukup serius, yaitu penolakan dari presiden Corinthians, Osmar Stabile, untuk menandatangani dokumen transfer.
Sebelumnya, terdapat laporan bahwa AC Milan hampir dapat mengumumkan perekrutan Andre. Menurut beberapa sumber di Brasil, kesepakatan antara kedua klub telah mencapai tahap akhir. Bahkan, pakar transfer ternama, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa AC Milan sedang dalam negosiasi lanjutan untuk mendatangkan gelandang muda tersebut dengan nilai sekitar 12-13 juta euro.
Direktur Corinthians, Marcelo Paz, juga mengonfirmasi adanya kesepakatan. Namun, kini muncul kendala baru. Menurut ESPN Brasil dan konfirmasi dari pihak Andre, transfer pemain berusia 19 tahun tersebut ke Italia sebenarnya sudah diselesaikan. Hanya saja, presiden Corinthians belum menandatangani dokumen final.
Beberapa pihak di Brasil melaporkan bahwa Stabile menolak kepindahan Andre ke AC Milan. Hal ini tidak lepas dari reaksi para penggemar klub. Di usianya yang masih muda, Andre menjadi salah satu pemain andalan Corinthians. Ia mulai dikenal luas pada akhir musim lalu dan telah memperkuat posisi sebagai pemain inti di bawah asuhan pelatih Dorival Junior.
Selain itu, Stabile meminta agar tawaran ditingkatkan serta memastikan ketersediaan pemain hingga akhir musim, yaitu Desember 2026. Meskipun demikian, departemen hukum Corinthians telah menandatangani sebagian besar dokumen dan bertukar banyak email yang mengkonfirmasi kesepakatan yang telah dicapai secara rinci (harga, cicilan, klausul).
Transaksi ini melibatkan pembayaran 15 juta euro tetap ditambah 2 juta euro variabel untuk 70 persen hak ekonomi Andre. Sementara itu, 30 persen sisanya dimiliki oleh pemain itu sendiri, yang dilaporkan telah melepaskan jumlah yang sesuai untuk mempercepat proses.
Kontrak antara AC Milan dan Andre akan berlaku selama lima tahun (hingga 2031), dengan klausul keuntungan 20 % untuk Corinthians pada penjualan di masa mendatang. Transfer permanen akan terjadi setelah Piala Dunia 2026.
Jika Stabile tidak segera menandatangani kesepakatan dalam beberapa hari mendatang, AC Milan sedang mempertimbangkan untuk membawa masalah ini ke FIFA. Berdasarkan Peraturan RSTP FIFA (Pasal 22 dan 24) dan praktik Pengadilan Sepak Bola FIFA, AC Milan percaya ada kemungkinan besar kontrak yang mengikat akan diakui.
Jika Presiden mundur, ini akan dianggap sebagai pengakhiran sepihak dan dapat dianggap sebagai “pelanggaran kontrak.” AC Milan kemudian akan mengajukan banding ke Pengadilan Sepak Bola FIFA, menuntut ganti rugi berdasarkan beberapa poin penting, seperti kesepakatan mengenai elemen-elemen penting, penyusunan kontrak final, penerimaan tegas oleh pihak Brasil, dan sirkulasi formal untuk penandatanganan.
Ganti rugi bagi AC Milan akan terdiri dari hilangnya keuntungan, peluang yang hilang untuk mendapatkan pemain tersebut, biaya negosiasi, serta risiko reputasi dan regulasi.





