Kehadiran Klub Olahraga Internasional di Indonesia
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa salah satu pemilik mayoritas klub sepak bola Chelsea dan tim basket LA Lakers berencana memboyong grup olahraga tersebut ke Indonesia. Rencana ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Todd L. Boehly, CEO Eldridge Industries yang juga merupakan pemilik klub Liga Inggris Chelsea dan klub basket LA Lakers.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjajaki kerja sama sekaligus menggelar pertandingan di tanah air. Rosan menyebutkan bahwa Todd L. Boehly berjanji akan membawa grupnya Chelsea dan Lakers ke Indonesia untuk melakukan kerja sama dan pertandingan seperti itu.
- Dalam pertemuan tersebut, Prabowo bertemu dengan 12 raksasa investasi dunia.
Rosan menjelaskan bahwa pertemuan ini berlangsung lebih lama dari yang direncanakan. Awalnya hanya dijadwalkan selama satu jam, tetapi diskusi berjalan produktif hingga memakan waktu sekitar dua jam.
“Diskusinya tadi cukup panjang, kurang lebih 2 jam dari tadinya hanya diperkirakan sejam karena diskusinya sangat fruitful dan productive,” ujarnya.
Danantara sebagai Pintu Masuk Modal Global ke Indonesia

Menurut Rosan, yang juga Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), potensi investasi dari perusahaan-perusahaan raksasa tersebut selama ini belum tergarap optimal karena lebih banyak menanam modal di negara lain. Namun, kehadiran Danantara kini diproyeksikan sebagai mitra lokal yang memberikan rasa aman bagi investor global untuk berinvestasi bersama, baik di dalam maupun di luar negeri.
“Potensi ada beberapa kerja sama dengan mereka karena memang kalau dilihat selama ini para investasi, perusahaan investasi terbesar ini mungkin belum, kalau saya bilang belum tergarap secara optimal,” paparnya.
Peluang Kerja Sama di Berbagai Sektor Strategis

Terdapat sejumlah sektor strategis yang menjadi peluang kerja sama. Rosan juga menyampaikan adanya rencana pengembangan dunia usaha melalui keterlibatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia guna mendorong pertumbuhan entrepreneur di Indonesia.
“Nah jadi ada beberapa potensi kerja sama baik itu di bidang teknologi, harapannya juga ada transfer of knowledge, di bidang renewable energy, infrastruktur, real estate, dan juga digital economy. Itu juga di antaranya yang disampaikan ke kami,” katanya.
Langkah Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan
Selain fokus pada sektor olahraga dan investasi, pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan keterlibatan sektor teknologi dan ekonomi digital. Dengan kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah, diharapkan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih dinamis dan inovatif.
Dalam rangka memperkuat hubungan internasional, pemerintah juga terus membangun kerja sama dengan tokoh-tokoh penting di dunia. Contohnya adalah pertemuan tertutup antara Presiden Prabowo dan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Meski durasinya hanya 30 menit, pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam menjalin hubungan diplomatik dan ekonomi.
Prabowo juga menyampaikan tanggapannya terhadap putusan Mahkamah Agung AS mengenai tarif. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi perkembangan situasi tersebut.





