Perayaan Kampung Ramadan 2026 di Sukoharjo
Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo, Nurjayanto, turut serta dalam pembukaan Kampung Ramadan 2026 yang berlangsung di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D). Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Februari 2026, dan dihadiri oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Selain peresmian Kampung Ramadan, acara juga dirangkai dengan pembukaan pasar murah serta penyerahan bantuan kepada anak yatim di wilayah Kabupaten Sukoharjo.
Menurut Nurjayanto, program Kampung Ramadan dan pasar murah merupakan langkah penting untuk membantu perekonomian masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan. Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kampung Ramadan yang sudah dibuka oleh Bupati sangat bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya pada acara tersebut.
Ia menjelaskan, terdapat sebanyak 32 stan makanan dan minuman yang turut meramaikan kegiatan tersebut. Kehadiran puluhan stan UMKM ini tidak hanya mendorong perputaran ekonomi, tetapi juga menciptakan suasana khas Ramadan bagi masyarakat yang berburu takjil.
“Ada 32 stan tadi. Jadi, kalau satu keluarga datang ke Kampung Ramadan ini untuk mencari takjil bersama, menurut saya itu menjadi salah satu momentum kebahagiaan saat Ramadan,” tambahnya.
Pasar Murah sebagai Bentuk Bantuan
Nurjayanto menambahkan, keberadaan pasar murah yang digelar bersamaan dengan Kampung Ramadan juga sangat membantu masyarakat, terutama di awal Ramadan ketika harga sejumlah kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan.
“Pasar murah juga sangat bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini beberapa bahan pokok pangan mengalami kenaikan. Pemerintah membuka pasar murah ini untuk menstabilkan harga di pasaran sehingga sangat membantu masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan Kampung Ramadan 2026 tidak hanya menjadi pusat kuliner dan belanja kebutuhan pokok, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat Sukoharjo secara umum.
Fungsi dan Manfaat Kampung Ramadan
Kampung Ramadan 2026 dirancang untuk memberikan pengalaman unik bagi masyarakat dalam merayakan bulan Ramadan. Selain menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman, acara ini juga menjadi wadah bagi UMKM untuk memperluas jaringan pasar dan meningkatkan pendapatan mereka.
- Stan-stan UMKM yang hadir dalam acara ini mencakup berbagai jenis makanan tradisional dan modern, termasuk camilan khas Ramadan seperti kolak, lontong, dan berbagai jenis kue.
- Para pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan pasar biasa.
- Kegiatan ini juga menjadi ajang promosi produk lokal, sehingga membantu meningkatkan daya saing UMKM di tingkat daerah.
Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Selain fokus pada ekonomi, Kampung Ramadan 2026 juga memiliki tujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan antar masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa berkumpul dan berinteraksi dalam suasana yang hangat dan penuh makna.
- Acara ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berbagi dan saling mendukung dalam menjalani ibadah puasa.
- Penyerahan bantuan kepada anak yatim menjadi bagian dari upaya pemerintah dan masyarakat untuk memberikan dukungan sosial kepada kelompok yang kurang mampu.
- Kehadiran pasar murah juga membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok, terutama di awal Ramadan.
Kesimpulan
Kampung Ramadan 2026 di Kabupaten Sukoharjo telah menjadi momen penting dalam memperkuat ekonomi, mempererat hubungan sosial, dan menciptakan suasana kebersamaan yang hangat. Dengan partisipasi aktif dari para pelaku UMKM dan masyarakat, acara ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi daerah-daerah lain di Indonesia.





