Keutamaan Sholat Sunnah Dzuhur: Niat dan Bacaan Lengkap

Ilustrasi Sholat 169
Ilustrasi Sholat 169

Pengertian Sholat Rawatib Dzuhur

Sholat Rawatib Dzuhur terdiri dari dua bagian, yaitu Qobliyah dan Ba’diyah. Qobliyah adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum sholat wajib Dzuhur, sedangkan Ba’diyah adalah sholat sunnah yang dilakukan setelah sholat wajib Dzuhur. Kedua jenis sholat ini memiliki keutamaan yang besar dalam agama Islam. Minimalnya jumlah rakaat untuk masing-masing sholat adalah 2 rakaat, namun disarankan untuk melaksanakannya hingga 4 rakaat.

Sholat sunnah sebelum dan sesudah Dzuhur tidak hanya menjadi amalan tambahan, tetapi juga memiliki manfaat yang luar biasa. Salah satu keutamaannya adalah bahwa bagi yang rutin melakukan empat rakaat sebelum dan sesudah Dzuhur, maka mereka akan dijauhkan dari siksa api neraka. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW yang menyatakan:

“Barang siapa yang mengerjakan dengan rutin empat rakaat sebelum dzuhur dan empat rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkan api neraka baginya,” (HR At Tirmidzi dan Ahmad).

Selain itu, sholat sunnah ini juga dapat menjadi amal sholeh yang segera naik ke langit. Waktu pelaksanaannya sangat istimewa, yakni saat matahari mulai tergelincir. Pada waktu tersebut, pintu-pintu langit terbuka, dan amal sholeh kita akan langsung diangkat oleh Allah SWT. Sabda Rasulullah SAW tentang hal ini adalah:

“Saat ini (waktu qobliyah Dzuhur atau setelah matahari tergelincir sebelum Dzuhur), pintu langit sedang dibuka dan aku lebih suka amal salehku diangkat sekalian.” (HR At-Tirmidzi).

Niat Sholat Sunnah Sebelum Dzuhur (Qobliyah)

Berikut bacaan niat untuk sholat sunnah Qobliyah Dzuhur, yang dikerjakan sebanyak 2 rakaat:

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatadh dzuhri rok’ataini qobliyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat mengerjakan sholat sunnah sebelum Dzuhur dua rakaat, menghadap kiblat karena Allah.”

Niat Sholat Ba’diyah Dzuhur

Berikut bacaan niat untuk sholat sunnah Ba’diyah Dzuhur, yang dikerjakan sebanyak 2 rakaat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatad dhuhri rak’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah ba’diyah Dzuhur dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Keutamaan Sholat Sunnah Sebelum dan Sesudah Dzuhur

Selain menjauhkan dari siksa neraka, sholat sunnah sebelum dan sesudah Dzuhur juga memiliki berbagai keutamaan lainnya. Misalnya, sholat ini bisa menjadi bentuk pengabdian kepada Allah SWT dan meningkatkan kedekatan dengan-Nya. Selain itu, sholat sunnah juga bisa menjadi sarana untuk memperbaiki diri dan menjaga keseimbangan spiritual.

Dengan menjalankan sholat sunnah secara rutin, seseorang akan merasa lebih tenang dan penuh energi. Sholat ini juga bisa menjadi bentuk peringatan diri untuk tetap bersyukur dan mengingat Tuhan dalam setiap kesibukan.

Pos terkait