Khazzanah Tours Perkuat Koordinasi Jelang Keberangkatan Jamaah Umrah di Tengah Ketegangan Iran-Israel

Bb1iuhqc 1
Bb1iuhqc 1

Khazzanah Tours Tetap Berkomitmen Memberangkatkan Jamaah Umrah Meski Ada Ketidakpastian

Khazzanah Tours, salah satu perusahaan travel haji dan umrah terkemuka di Indonesia, berencana untuk memberangkatkan para jamaah umrah yang berada di bawah naungannya pada Rabu, 4 Maret 2026. Meskipun demikian, pihak perusahaan tetap memantau perkembangan situasi terkini terkait konflik antara Iran dan Israel yang mulai menyebar ke beberapa negara Teluk.

Perusahaan ini melakukan komunikasi intensif dengan maskapai penerbangan untuk memastikan apakah perjalanan dapat dilakukan sesuai rencana atau tidak. Keputusan akhir bisa saja berubah jika situasi dinilai tidak kondusif dan berpotensi membahayakan keselamatan jamaah.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Khazzanah Tours juga terus menjalin koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (KJRI) di Jeddah serta otoritas terkait di Riyadh. Hal ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan jamaah selama proses ibadah umrah berlangsung.

Muhammad Ali Ridha, General Manager Khazzanah Tours & Travel, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak yang relevan. “Koordinasi aktif terus kami lakukan bersama KJRI Jeddah, KBRI Riyadh, maskapai, serta otoritas terkait guna menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan jamaah,” ujarnya.

Khazzanah Tours juga mengimbau kepada seluruh jamaah yang akan berangkat maupun yang sudah berada di Tanah Suci agar tetap waspada dan tenang. Pihak perusahaan memahami bahwa situasi global yang tidak terduga bisa memengaruhi rencana perjalanan.

“Kami menghimbau kepada seluruh jamaah yang akan berangkat maupun yang sedang berada di Tanah Suci agar tetap tenang dan memahami apabila terdapat penyesuaian program yang disebabkan oleh kondisi global di luar kendali,” katanya.

Pihak Khazzanah Tours menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan jamaah menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional. Mereka berharap semua jamaah diberikan perlindungan dari Allah SWT dalam menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Semoga Allah menjaga seluruh jamaah dalam lindungan-Nya dan memudahkan setiap rangkaian ibadah di Tanah Suci. Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir,” ujar Muhammad Ali Ridha.

Untuk keberangkatan pada tanggal 4 Maret 2026, jumlah jamaah yang diberangkatkan oleh Khazzanah Tours hanya sekitar 25 orang. Ini menunjukkan bahwa perusahaan tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan, meskipun tetap berkomitmen untuk melanjutkan pemberangkatan jamaah umrah sesuai rencana.

Pos terkait