Khofifah Minta Warga Pasang Bendera Setengah Tiang Usai Kematian Try Sutrisno

Aa1xkha8 2
Aa1xkha8 2



Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa belasungkawa atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno. Peristiwa ini menimbulkan duka yang mendalam bagi banyak pihak, termasuk di kalangan masyarakat Jawa Timur.

Sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka, Khofifah mengeluarkan perintah kepada seluruh warga Jawa Timur untuk mengibarkan bendera setengah tiang. Keputusan ini dilakukan selama dua hari sebagai simbol penghormatan terhadap almarhum.

“Kami meminta seluruh warga Jawa Timur untuk memasang bendera setengah tiang selama 2 hari sebagai bentuk duka atas wafatnya Bapak Try Sutrisno,” ujar Khofifah dalam pernyataannya, seperti dikutip pada Senin (2/3).

Khofifah dan Try Sutrisno memiliki hubungan yang cukup dekat. Dari beberapa foto yang beredar, tampak pertemuan antara keduanya terjalin dengan hangat dan penuh keakraban. Hal ini menunjukkan bahwa almarhum tidak hanya menjadi tokoh penting dalam sejarah bangsa, tetapi juga memiliki hubungan yang baik dengan para pemimpin daerah.



Try Sutrisno meninggal pada Senin (2/3) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka yang berada di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat.

Setelah tiba di rumah duka, jenazah akan disalatkan di Masjid Sunda Kelapa. Jadwal salat jenazah dijadwalkan berlangsung pada pukul 12.00 WIB atau setelah Salat Zuhur. Prosesi salat jenazah ini akan menjadi langkah terakhir sebelum jenazah dimakamkan.

Setelah salat jenazah, jenazah akan dibawa ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk dimakamkan. Lokasi pemakaman ini menjadi tempat yang sangat istimewa, karena biasanya digunakan untuk menghormati para pahlawan dan tokoh-tokoh penting bangsa.

Prosesi pemakaman ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk keluarga besar almarhum, tokoh masyarakat, serta pejabat negara. Selain itu, banyak masyarakat yang akan turut berduka dan memberikan doa untuk almarhum.

Berikut adalah rangkaian prosesi pemakaman Try Sutrisno:

  • Jenazah tiba di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, setelah wafat pada Senin (2/3).
  • Jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat.
  • Dilanjutkan dengan salat jenazah di Masjid Sunda Kelapa pada pukul 12.00 WIB atau setelah Salat Zuhur.
  • Setelah salat, jenazah akan dibawa ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk dimakamkan.

Pemakaman ini tidak hanya menjadi momen duka, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menghargai kontribusi almarhum dalam sejarah bangsa. Dengan adanya prosesi yang teratur dan penuh penghormatan, diharapkan rasa duka dapat dirasakan oleh seluruh pihak yang terlibat.

Pos terkait