Kiper Timnas Indonesia Kembali Cosplay Wakabayashi, Catat Clean Sheet Bersama Klub

099478500 1690780814 20230714bl Stok Foto Persib Bandung Vs Dewa United 48 1
099478500 1690780814 20230714bl Stok Foto Persib Bandung Vs Dewa United 48 1

Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia yang Kembali Cosplay Jadi Wakabayashi

Maarten Paes, kiper Tim Nasional (Timnas) Indonesia, kembali memperlihatkan kebiasaannya mengenakan topi saat bermain bersama klub barunya, Ajax Amsterdam. Penggunaan topi ini tidak hanya menjadi ciri khasnya, tetapi juga menjadi bagian dari gaya bermain dan identitas pribadinya.

Dalam pertandingan melawan PEC Zwolle, Paes menunjukkan performa yang luar biasa dan berhasil mencatatkan clean sheet. Hasil akhir pertandingan pun berakhir 0-0. Pertandingan tersebut dihelat di stadion tuan rumah PEC Zwolle, dan menjadi penampilan kedua Paes bersama Ajax Amsterdam setelah sebelumnya tampil sebagai starter dalam laga kandang melawan NEC Nijmegen.

Penggunaan topi oleh Paes bukanlah hal baru. Saat masih membela FC Dallas, ia kerap mengenakannya bahkan ketika diamanahkan sebagai kapten tim. Di masa kariernya dengan FC Utrecht, ia juga pernah menggunakan topi saat melakukan aksi penyelamatan penalti dalam pertandingan melawan Heerenveen. Kebiasaan ini telah menjadi bagian dari gaya bermainnya, mirip dengan beberapa penjaga gawang legendaris seperti Lev Yashin, Oliver Kahn, Joe Hart, dan Dean Henderson.

Mengenal Maarten Paes

Maarten Vincent Paes lahir pada 14 Mei 1998 di Nijmegen, Belanda. Sebagai pemain sepak bola profesional, ia bermain sebagai kiper untuk klub Ajax Amsterdam dan Timnas Indonesia. Tinggi badannya sekitar 1,91–1,92 m. Karier muda Paes dimulai di akademi VV Union (2009–2012), kemudian bergabung dengan NEC Nijmegen pada 2012. Ia menjalani karier senior pertamanya sebagai cadangan pada musim 2017–2018.

Pada April 2018, Paes pindah ke FC Utrecht dengan kontrak tiga tahun. Ia melakukan debut Eredivisie pada 19 Agustus 2018 melawan PEC Zwolle. Di FC Utrecht, Paes pernah menjadi kiper utama, tetapi juga mengalami pergantian posisi akibat cedera dan perubahan pelatih, serta bermain untuk tim anak buah Jong Utrecht.

Pada Januari 2022, ia bergabung dengan FC Dallas secara pinjaman dan kemudian diangkat menjadi pemain permanen pada Juni 2022. Hingga kini, ia menjadi kiper utama dan pernah terpilih sebagai peserta MLS All-Star 2024.

Secara internasional, Paes awalnya membela tim muda Belanda dari U-19 hingga U-21, bahkan menjadi anggota skuad untuk Kejuaraan Eropa U-19 UEFA 2016 dan 2017. Ia memenuhi syarat untuk Timnas Indonesia melalui nenek dari pihak ibu yang lahir di Kediri. Resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada April 2024 dan mendapatkan persetujuan FIFA untuk berganti kebangsaan pada Agustus tahun yang sama.

Debutnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada 5 September 2024 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi, dan hingga Oktober 2025 telah mencatatkan 10 penampilan. Gaya bermainnya dikenal dengan refleks cepat, kemampuan membaca permainan baik, serta ketenangan dalam mendistribusikan bola dari belakang.

Profil Maarten Paes

Berikut profil lengkap dari Maarten Paes:

  • Nama di negara asal: Maarten Vincent Paes
  • Tanggal lahir / Umur: 14 Mei 1998 (27)
  • Tempat kelahiran: Nijmegen, Belanda
  • Tinggi: 1,92 m
  • Kewarganegaraan: Indonesia
  • Posisi: Kiper
  • Kaki dominan: Kanan
  • Agen pemain: SEG
  • Klub Saat Ini: Ajax Amsterdam
  • Bergabung: 2 Februari 2026
  • Kontrak berakhir: 30 Juni 2029
  • Harga pasar: Rp 26,07 miliar

Statistik Berdasarkan Klub

  • Ajax Amsterdam: 2 pertandingan, 1 gol kemasukan, 1 clean sheet, 180 menit bermain.
  • FC Dallas: 128 pertandingan, 179 kemasukan gol, 26 clean sheet, 7 kartu kuning, 11.532 menit bermain.
  • FC Utrecht: 48 pertandingan, 63 kemasukan gol, 12 clean sheet, 2 kartu kuning, 4.264 menit bermain.
  • Utrecht U21: 18 pertandingan, 54 kemasukan gol, 0 clean sheet, 1.620 menit bermain.
  • NEC Nijmegen U19: 20 pertandingan, 23 kemasukan gol, 7 clean sheet, 1.860 menit bermain.
  • NEC Nijmegen U21: 4 pertandingan, 5 gol kemasukan, 1 clean sheet, 315 menit bermain.

Pos terkait