jatim. Ponorogo – Sebuah rumah di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo mengalami ledakan yang disebabkan oleh petasan racikan, pada hari Minggu (1/3). Insiden tersebut menewaskan satu remaja dan melukai dua orang lainnya, yaitu HA (23) dan AF (20), dengan luka bakar yang cukup serius.
Salah satu korban selamat, HA (23), kini sedang menjalani perawatan intensif setelah mengalami luka bakar sebesar 16 persen. Menurut pengakuan HA, saat kejadian ia sedang dalam perjalanan untuk mengembalikan kunci bengkel. Namun, belum sempat beranjak jauh, sebuah dentuman keras tiba-tiba terdengar.
“Saya langsung terpental beberapa meter. Wajah dan tangan saya langsung merasakan panas. Yang bisa berjalan hanya saya sendiri, lalu langsung menuju klinik sebelum dibawa ke rumah sakit,” ujar HA, Senin (2/3).
HA juga menyampaikan bahwa warga sekitar sering memberi peringatan kepada para remaja yang berkumpul di rumah tersebut. Mereka biasanya membuat petasan dan balon udara. Ia mengatakan, saat kejadian, dirinya sedang berada di teras rumah dan melihat para remaja sedang meracik petasan. Tiba-tiba ledakan terjadi tanpa ada pemberitahuan apapun.
Akibat ledakan tersebut, seorang remaja berinisial RKP meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara dua korban lainnya, yaitu HA dan AF, langsung dilarikan ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Fakta-Fakta Terkait Ledakan Petasan Racikan
- Lokasi kejadian: Rumah di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.
- Waktu kejadian: Minggu (1/3) pagi.
- Korban meninggal: Satu remaja berinisial RKP.
- Korban luka bakar: HA (23) dan AF (20), dengan luka bakar mencapai 16 persen.
- Kondisi korban: HA menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara AF juga mendapat perawatan medis.
Peringatan dari Warga Sekitar
Menurut informasi yang diperoleh, warga sekitar sering memperingatkan para remaja yang berkumpul di rumah tersebut. Mereka biasanya membuat petasan dan balon udara, yang berpotensi menimbulkan bahaya. HA mengungkapkan bahwa ia pernah melihat para remaja sedang meracik petasan di dekat rumah tersebut sebelum kejadian.
“Ada warga yang juga menegur mereka, tapi sepertinya tidak ada tindakan tegas yang dilakukan,” tambah HA.
Tindakan yang Dilakukan Pihak Berwenang
Setelah kejadian, pihak berwenang langsung melakukan investigasi terkait penyebab ledakan. Mereka juga memastikan kondisi korban dan memberikan bantuan medis sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Kesimpulan
Ledakan yang terjadi di rumah tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat tentang bahaya petasan racikan. Dampaknya sangat signifikan, baik secara fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas yang berisiko tinggi seperti merakit atau menggunakan petasan tanpa izin atau pengawasan yang tepat.





