Kisah mengerikan tabrakan Harley vs Jupiter di Kulon Progo, istri bos rokok HS tewas

Kecelakaan Anggota Tni Vs Pelajar Di Pengasih Kulon Progo Rabu 2512023 169 1
Kecelakaan Anggota Tni Vs Pelajar Di Pengasih Kulon Progo Rabu 2512023 169 1

Kecelakaan Maut di Jalan Wates-Purworejo

Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Palihan, Temon, Kulon Progo, mengakibatkan meninggalnya Anis Syarifah (41), istri dari bos rokok HS bernama Muhammad Suryo. Insiden ini terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka.

Motor Harley Davidson yang dikendarai oleh Muhammad Suryo dan istrinya menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Akibat kecelakaan tersebut, Anis Syarifah meninggal dunia, sedangkan Muhammad Suryo mengalami luka parah. Selain itu, satu korban lainnya adalah seorang pelajar SD berinisial DN (10 tahun).

Kesaksian Ayah Korban

Ayah DN, Abdullah alias Aab, menceritakan pengalamannya saat kecelakaan terjadi. Menurut Aab, kecelakaan terjadi ketika ia dan DN hendak menyeberang jalan untuk mencari takjil sekitar pukul 16.30 WIB. Ia mengatakan sempat melihat mobil dari arah timur, namun posisinya masih jauh. Oleh karena itu, Aab memutuskan untuk menyeberang menuju arah Pripih.

Namun, tidak disangka, sebuah moge melaju kencang dari arah timur muncul dari balik mobil tersebut. Karena jarak terlalu pendek, pengemudi Harley Davidson tidak bisa menghindari motor Aab dan putranya. Akibat benturan keras, DN terpental masuk ke dalam sungai di pinggir jalan.

“Pas ditabrak itu, anak saya kelempar sampai ke kali. Deva tulangnya keluar di kanan. Sekarang masih dipantau dokter,” ujar Aab saat ditemui di bangsal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, Senin (2/3/2026).

Kondisi Korban

Kerabat korban, Sarah, mengaku ngeri melihat kondisi motor milik Aab yang remuk hingga ban motornya terlepas akibat tabrakan tersebut. “Anak saya jatuh ke sungai. Untung air tidak deras,” ujar Aab yang juga mengalami luka patah tulang terbuka di tungkai kanan bawah serta patah pergelangan tangan.

Kedua korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Wates. Kerabat korban lainnya, Iyas, menyebutkan bahwa ayah dan anak tersebut harus menjalani tindakan operasi tulang pada Senin pagi akibat luka serius yang dialami.

“Keduanya harus melakukan operasi tulang pagi ini,” kata Iyas.

Harapan Keluarga

Pihak keluarga berharap proses pemulihan berjalan lancar agar DN yang berposisi sebagai striker di SSB Karangwuluh itu bisa kembali mengejar cita-citanya. Sebelum kecelakaan, DN dikenal sebagai atlet belia berprestasi yang sempat mencetak dua gol dalam turnamen di Stadion Cangkring beberapa waktu lalu.

“Tadinya ada SSB, tapi dia bilang lemes. Jadi enggak jadi latihan. Dia semangat banget setelah itu. Katanya mau terus latihan,” tutur Aab mengingat ambisi anaknya sebelum insiden terjadi.

Penyelidikan Polisi

Polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai kecelakaan ini. Saat dihubungi, polisi menyatakan belum bisa memberikan data lebih detail terkait insiden tersebut. Kecelakaan ini sempat menghebohkan warga sekitar karena bertepatan dengan waktu warga sedang keluar rumah untuk mencari keperluan berbuka puasa.

Jalur lokasi kejadian merupakan area padat kendaraan yang menghubungkan Yogyakarta dengan wilayah Jawa Tengah. Hingga saat ini, pihak RSUD Wates masih terus memantau kondisi DN di ruang PICU pascaoperasi.


Pos terkait