Kondisi Pasar Tradisional Surabaya yang Menurun
Pasar tradisional di Surabaya, khususnya Pasar Wonokromo, terlihat lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelum pandemi. Hal ini terlihat dari aktivitas jual beli yang tidak se ramai biasanya. Banyak lorong pasar tampak sepi, bahkan beberapa stan terlihat tutup dan tidak berpenghuni.
Di beberapa sudut pasar, kondisi juga terlihat kurang terawat dengan area yang kumuh dan kotor. Hal ini menunjukkan bahwa perawatan dan penataan pasar belum optimal. Pedagang bahan pokok seperti Ayu mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, terutama pada momen Ramadan.
“Kalau harga sendiri cenderung normal dan stabil. Tapi pembeli tidak seramai dulu, tepatnya di tahun sebelum ada pandemi mas,” ujar Ayu. Ia menambahkan bahwa perubahan pola belanja masyarakat menjadi salah satu faktor utama turunnya jumlah pembeli di pasar tradisional. Banyak konsumen kini memilih berbelanja secara online melalui media sosial.
“Mungkin sekarang banyak orang beli bapok via online. Biasanya cari barang lewat Facebook, lalu dikirim,” tambahnya. Ardo, pedagang lainnya, juga menyampaikan hal senada. Ia menegaskan bahwa pasar memang tidak sepenuhnya tanpa pembeli, namun omzet yang didapat jauh menurun dibandingkan masa sebelum pandemi.
“Sepinya bukan tidak ada pembeli sama sekali. Pembeli itu ada, tapi tidak ramai. Terus terang, jauh beda saat sebelum pandemi dulu. Omzet pun ikut menurun,” kata Ardo.
Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Wonokromo
Berikut daftar harga bahan pokok per kilogram di Pasar Wonokromo per puasa hari ke-10:
- Beras premium: Rp15.000
- Beras medium: Rp12.000
- Telur ayam ras: Rp32.000
- Cabai merah: Rp28.000
- Cabai kecil: Rp85.000
- Bawang merah: Rp40.000
- Bawang putih: Rp36.000
- Tepung: Rp13.000
Secara umum, harga bapok di Pasar Wonokromo masih tergolong stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan menjelang pertengahan Ramadan. Cabai kecil tercatat sebagai komoditas dengan harga tertinggi, namun masih dalam kisaran wajar dibandingkan fluktuasi pada momen-momen besar sebelumnya.
Meski harga relatif aman, tantangan utama para pedagang kini bukan lagi soal pasokan atau kenaikan harga, melainkan perubahan perilaku konsumen. Digitalisasi dan kemudahan belanja online membuat pasar tradisional harus beradaptasi agar tetap bertahan di tengah persaingan.
Harapan Pedagang untuk Pembenahan Pasar
Pedagang berharap ada upaya pembenahan fasilitas pasar, termasuk kebersihan dan penataan stan, agar minat masyarakat untuk kembali berbelanja langsung ke pasar tradisional bisa meningkat, terutama di momen Ramadan yang biasanya identik dengan lonjakan kebutuhan bahan pokok.
“Harapan kami ya tentu itu. Pemerintah bisa bantu, agar minat belanja ke pasar itu dilakukan masyarakat lagi. Entah dibenahi dari mekanisme kebersihannya atau penataan lapaknya, terserah, yang penting kami jangan sampai sepi pembeli,” harap Ayu.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Pembeli
Beberapa faktor utama yang memengaruhi penurunan pembeli di pasar tradisional antara lain:
- Perubahan pola belanja masyarakat yang cenderung lebih memilih belanja online.
- Kemudahan akses belanja melalui media sosial dan platform e-commerce.
- Kurangnya inovasi dan pemasaran yang dilakukan oleh pedagang pasar tradisional.
- Kondisi pasar yang kurang terawat dan tidak nyaman bagi pengunjung.
Dengan adanya perubahan-perubahan ini, pasar tradisional harus melakukan adaptasi agar tetap relevan dan dapat bersaing dengan pasar modern dan digital.
Strategi yang Dapat Dilakukan
Untuk menghadapi tantangan ini, beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh pedagang pasar tradisional antara lain:
- Meningkatkan promosi dan pemasaran melalui media sosial.
- Memperbaiki fasilitas dan lingkungan pasar agar lebih bersih dan nyaman.
- Mengadakan acara atau program khusus selama Ramadan untuk menarik minat pembeli.
- Membentuk kerja sama dengan pihak terkait untuk mendapatkan dukungan dan bantuan.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pasar tradisional dapat tetap bertahan dan bahkan berkembang di tengah perubahan era digital saat ini.





