KM Almujib Tertabrak Kapal Tongkang, 2 ABK Tewas dan 4 Hilang di Indramayu

Skuad Pss Sleman Liga 1 20242025
Skuad Pss Sleman Liga 1 20242025

Kecelakaan Laut di Perairan Indramayu, Dua ABK Tewas dan Empat Hilang

Pada hari Sabtu (28/2/2028), terjadi kecelakaan laut yang menimpa kapal KM Almujib di perairan sekitar Pulau Rakit atau Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 22.00 dan melibatkan kapal tersebut yang diduga ditabrak oleh sebuah kapal tongkang.

Akibat dari tabrakan tersebut, dua anak buah kapal (ABK) KM Almujib meninggal dunia, empat lainnya dinyatakan hilang, dan dua orang lagi berhasil selamat. KM Almujib bertolak dari Karangsong, Indramayu, pada siang hari sekitar pukul 13.00. Kapal yang dinahkodai oleh Jupri Priyanto ini membawa delapan ABK dan berlayar menuju Pulau Biawak dengan tujuan mencari ikan. Setelah tiba, para ABK langsung menebar jala dan kemudian beristirahat.

Menurut informasi yang diperoleh dari Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, salah satu ABK terbangun sekitar pukul 22.00 dan melihat kapal tongkang bernomor lumbung 3009 mendekati KM Almujib. Saat itu, mesin KM Almujib dalam kondisi mati. Tak lama kemudian, kapal tongkang tersebut menabrak sisi kiri KM Almujib, menyebabkan benturan keras yang mengakibatkan air masuk ke dalam kapal.

KM Almujib akhirnya tenggelam dalam situasi yang sangat mencekam. Para ABK berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada jeriken maupun gabus sintetis atau stereofoam. Dua korban yang meninggal dunia sempat berpegangan pada tali kapal tongkang, tetapi tidak kuat dan terlepas. Mereka akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa.

Dua ABK lainnya berhasil selamat setelah berpegangan pada jeriken bekas wadah solar dan gabus sintetis. Mereka diselamatkan oleh KM Sri Mulya pada Minggu dinihari sekitar pukul 04.30 WIB setelah terombang-ambing di lautan hampir semalaman. Keduanya langsung dievakuasi ke daratan.

Jenazah dua ABK KM Almujib yang meninggal dunia telah dievakuasi oleh KM Cahaya Langgung dan dibawa ke Karangsong, Indramayu, untuk diserahkan kepada pihak kepolisian. Sementara empat ABK lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Petugas Polres Indramayu telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap empat ABK yang hilang. AKP Asep Suryana menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih menyelidiki kapal tongkang yang diduga menabrak KM Almujib. Selain itu, barang bukti bangkai kapal KM Almujib juga ditemukan mengapung di sekitar lokasi kejadian.

Detail Kecelakaan Laut

  • Waktu kejadian: Pukul 22.00, Sabtu (28/2/2028)
  • Lokasi: Perairan sekitar Pulau Rakit atau Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu
  • Kapal yang terlibat: KM Almujib dan kapal tongkang bernomor lumbung 3009
  • Korban:
  • 2 ABK meninggal dunia
  • 4 ABK hilang
  • 2 ABK selamat
  • Kondisi KM Almujib: Mesin dalam keadaan mati saat kejadian
  • Penyelamatan: Dua ABK selamat diselamatkan oleh KM Sri Mulya
  • Evakuasi jenazah: Dilakukan oleh KM Cahaya Langgung

Proses Penyelidikan dan Operasi Pencarian

Polres Indramayu sedang melakukan penyelidikan terhadap kapal tongkang yang diduga menjadi penyebab kecelakaan. Selain itu, petugas juga melakukan operasi pencarian terhadap empat ABK yang masih hilang. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan tersebut.


Pos terkait