Kerja Sama Strategis BDO Indonesia dan Pemerintah Jawa Barat
BDO Indonesia, salah satu jaringan kantor akuntan publik, pajak, dan penasihat terbesar di dunia, secara resmi menandatangani Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk memperkuat sinergi antara sektor publik dan swasta dalam mendorong implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) serta meningkatkan kemudahan dan daya tarik investasi di wilayah Jawa Barat.
Melalui kolaborasi ini, BDO Indonesia akan berperan sebagai mitra strategis dalam bidang ESG bagi Pemda Jawa Barat dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kawasan Metropolitan Rebana. Peran BDO mencakup berbagai aspek seperti dukungan dalam capacity building ESG, penyusunan strategi ESG, hingga penguatan tata kelola perusahaan. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut dapat lebih siap menghadapi tantangan global sambil tetap menjaga prinsip keberlanjutan.
Selain itu, BDO Indonesia juga akan menjadi mitra strategis dalam mendukung inisiatif Provinsi Jawa Barat untuk menjadi destinasi investasi yang unggul dan ramah bagi investor asing. Dukungan ini akan diberikan untuk memastikan proses investasi berjalan lebih efektif dan sesuai dengan standar global. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sambil menjaga kualitas investasi yang masuk.
Visi Jawa Barat untuk Kawasan Rebana
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa kawasan Rebana, yang meliputi Cirebon, Subang, Majalengka, dan Kuningan, merupakan wilayah paling strategis karena terintegrasi dengan infrastruktur utama seperti Tol Cisumdawu, Cipali, hingga Pelabuhan Patimban. Menurutnya, visi Jawa Barat adalah mewujudkan pusat pertumbuhan industri baru yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kami ingin industri berkembang pesat namun kelestarian lingkungan tetap terjaga. Semangat Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh inilah yang menjadi fondasi utama kita dalam membangun masa depan Jawa Barat,” ujarnya.
Pentingnya Kolaborasi Global
Ketua Pelaksana BP Rebana, Helmi Yahya, menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menarik investasi berkualitas. Ia menilai bahwa dengan jaringan luas yang mencakup lebih dari 100 negara, kehadiran BDO akan membantu dalam menjaring investor internasional secara efektif serta mendampingi penguatan aspek ESG.
“Kemitraan ini memastikan Rebana berkembang sebagai koridor ekonomi yang berkelanjutan, kompetitif, dan memiliki standar kredibilitas dunia,” tambahnya.
Harapan CEO BDO Indonesia
Thano Tanubrata, CEO BDO Indonesia, menyampaikan harapan besar terhadap kolaborasi ini. Ia mengatakan bahwa BDO Indonesia sangat optimis dapat menjadi mitra strategis dalam proyek ini. Tim profesional berpengalaman yang dimiliki BDO memiliki kapabilitas kuat di bidang ESG, tata kelola, serta advisory investasi.
“BDO Indonesia merupakan bagian dari jaringan global BDO International. Dengan dukungan jaringan tersebut, kami siap menghadirkan standar internasional dan praktik terbaik global dalam setiap tahapan implementasi proyek ini,” ujarnya.
Selain itu, BDO Indonesia juga menyediakan layanan one stop service seperti jasa audit, pajak, legal, serta berbagai layanan advisory lainnya untuk mendukung perusahaan secara menyeluruh jika dibutuhkan lebih lanjut dalam proyek ini.





