Perang Urat Saraf Jelang Laga Persebaya Surabaya vs Persib Bandung
Perang urat saraf antara suporter Persebaya Surabaya dan Persib Bandung menjelang laga krusial di Super League 2025/2026 memanas di media sosial. Namun, respons dari Bobotoh justru mengejutkan banyak pihak dan menunjukkan sikap yang lebih dewasa.
Laga Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung akan digelar pada matchday ke-24 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin, 2 Maret 2026. Duel ini bukan hanya sekadar pertandingan sepak bola biasa, tetapi juga menjadi ajang persaingan yang penuh gengsi antara dua klub legendaris Indonesia.
Jelang laga tersebut, Persebaya Surabaya mengirim pesan psywar kepada lawannya melalui unggahan Instagram resmi klub pada Jumat, 27 Februari 2026. Dalam unggahan itu, Persebaya Surabaya memposting momen indah saat menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) musim 2024/2025 lalu. Saat itu, Green Force tampil sangat trengginas dan berhasil mengalahkan Persib Bandung dengan skor telak 4-1.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu laga terbaik Persebaya Surabaya di kandang musim lalu. Persebaya Surabaya unggul 3-0 lebih dulu atas Persib Bandung. Gol pembuka lahir dari bunuh diri Marc Klok pada menit ke-61. Keunggulan makin lebar setelah Rizky Dwi mencetak gol pada menit ke-79. Tak lama berselang, Bruno Moreira menambah derita tim tamu lewat golnya di menit ke-82. Persib Bandung sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-89 melalui aksi Ryan Kurnia. Namun di menit-menit akhir tambahan waktu babak kedua, Persebaya Surabaya kembali mencetak gol lewat Francisco Rivera. Skor 4-1 pun mengunci kemenangan manis Persebaya Surabaya di GBT.
Unggahan momen tersebut seolah menjadi pengingat bahwa stadion kebanggaan Bonek bukan tempat yang ramah bagi Maung Bandung. Psywar Persebaya Surabaya itu tampak menggambarkan jika Persib Bandung bakal sulit menang di GBT. Apalagi laga nanti kembali digelar di hadapan ribuan suporter tuan rumah.
Yang mengejutkan, psywar tersebut tidak dibalas dengan amarah oleh Bobotoh. Suporter Persib Bandung justru merespons dengan santai dan penuh keakraban. Beberapa komentar di kolom komentar menunjukkan sikap positif dan damai. Misalnya:
- “Suka nih kalo udah gini jol,” tulis salah satu suporter di kolom komentar. Kalimat singkat itu menunjukkan mereka menikmati tensi persaingan tanpa perlu terbawa emosi.
- “Sampai Jumpa Kembali Dulur,” tulis salah satu suporter.
- Ada pula yang mengingatkan agar kedua kubu tak terprovokasi pihak luar. “Hati hati lur ada fans Persija yang coba provokasi antara Bobotoh dan Bonek. Jangan sampai terpancing. Salam dulur,” tulis salah satu suporter.
- Nada dukungan tanpa syarat juga muncul dari kolom komentar. “Menang ku sanjung kalah ku dukung. Yang penting ketemu dulur lawas,” tulis salah satu suporter.
- Bahkan ada yang secara terbuka mengapresiasi psywar yang dilancarkan Persebaya Surabaya. “Anjay PSYWAR nya saya suka, apapun keadaan nya mau menang atau kalah tetap seduluran,” tulis salah satu suporter.
- Antusiasme menanti laga pun terasa kuat dari Bobotoh. “Sampai ketemu di GBT cak,” tulis salah satu suporter dengan penuh semangat.
Respons kalem tersebut memperlihatkan rivalitas klasik Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kini berjalan lebih dewasa. Adu strategi dan gengsi tetap ada, namun suasana persaudaraan tetap dijaga.
Meski psywar hanya terjadi di dunia maya, tensi pertandingan di lapangan tetap diprediksi tinggi. Mengalahkan Persib Bandung bukan perkara gampang bagi Persebaya Surabaya. Persib Bandung tampil konsisten di musim 2025/2026 dan kini berada di puncak klasemen. Performa stabil membuat mereka difavoritkan dalam setiap pertandingan.
Terbaru, Persib Bandung mengalahkan Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 26 Februari 2026. Dalam lanjutan matchday ke-23 Super League 2025/2026 itu, Maung Bandung menang telak 5-0. Kemenangan besar tersebut menjadi sinyal bahaya bagi tuan rumah. Persebaya Surabaya harus tampil disiplin dan efektif jika ingin memutus tren positif sang pemuncak klasemen.
Di sisi lain, GBT tetap menyimpan kenangan manis bagi Green Force saat menghadapi Persib Bandung. Memori kemenangan 4-1 musim lalu jelas masih membekas di benak pemain maupun suporter. Pertanyaannya kini, apakah Persebaya Surabaya mampu mengulang kenangan manis tersebut. Atau justru Persib Bandung yang sukses membungkam tuan rumah dan membalas hasil musim lalu.
Yang pasti, perang urat saraf sudah dimulai jauh sebelum peluit kick-off dibunyikan. Menarik dinantikan, siapa yang akhirnya tersenyum lebar usai duel panas di GBT nanti.





