Kondisi Tidak Ideal Bali United Jelang Laga Lawan Arema FC
Bali United sedang menghadapi tantangan berat menjelang laga tandang ke markas Arema FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026. Tim yang dikenal dengan julukan Serdadu Tridatu ini tengah dalam kondisi yang tidak ideal, terutama setelah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhirnya sepanjang Februari 2026.
Situasi semakin memburuk akibat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, yang melarang mereka bertanding tanpa dukungan suporter. Sanksi ini merupakan dampak dari insiden flare dan kericuhan suporter di laga sebelumnya, sehingga Bali United harus bermain di stadion yang jauh lebih sepi dari biasanya.
Performa Buruk dan Tekanan di Papan Klasemen
Pada pertandingan teranyar, Bali United hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Hasil ini membuat tim asuhan Stefano Cugurra tertahan di posisi ke-11 dengan raihan 30 poin dari 23 pertandingan. Sementara itu, Persijap Jepara berhasil keluar dari zona merah dengan catatan 19 poin, setelah menggeser PSBS Biak yang baru saja kalah dari PSIM Yogyakarta.
Kondisi ini menunjukkan bahwa Bali United mulai terancam di papan tengah klasemen. Ketajaman lini depan mereka tampak tumpul, dan hal ini semakin memperparah situasi mereka di bawah tekanan dari lawan-lawan yang lebih stabil.
Dampak Sanksi Komdis PSSI
Sanksi dari Komdis PSSI memberikan dampak besar bagi Bali United. Meskipun menjadi tuan rumah, mereka tidak bisa memaksimalkan dukungan suporter yang biasanya menjadi motivasi utama. Larangan tersebut diberlakukan sebagai bentuk hukuman atas insiden flare dan kericuhan suporter saat laga melawan Persija Jakarta di pekan ke-21.
Hukuman ini memaksa Bali United untuk bermain tanpa suporter di dua laga kandang berikutnya, yaitu melawan Persijap dan PSBS Biak. Hal ini jelas mengurangi energi dan semangat tim, terutama dalam pertandingan-pertandingan penting.
Jalannya Pertandingan Melawan Persijap Jepara
Pertandingan melawan Persijap Jepara berlangsung cukup ketat, meski berakhir imbang 0-0. Bali United tampil agresif di babak pertama, namun gagal menciptakan peluang berbahaya. Persijap Jepara juga kesulitan dalam menciptakan gol, sehingga skor tetap imbang hingga turun minum.
Di babak kedua, Bali United meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-55, mereka mendapatkan kesempatan emas setelah Kadek Agung dijatuhkan oleh Borja Martinez di dalam kotak penalti. Wasit awalnya menunjuk titik putih, namun setelah berkonsultasi dengan VAR, keputusan diubah. Dalam tayangan ulang, terlihat bahwa Borja Martinez meraih bola lebih dahulu, sehingga wasit membatalkan keputusan awalnya.
Meski begitu, Bali United terus menekan pertahanan lawan, namun Persijap Jepara mampu bertahan hingga akhir pertandingan.
Rekor Lima Laga Terakhir Bali United
Setelah pertandingan melawan Persijap Jepara, Bali United masih dalam tren negatif. Berikut adalah daftar lima laga terakhir mereka:
- 30 Januari 2026: Persik Kediri 3:2 Bali United (Brawijaya)
- 07 Februari 2026: Bali United 1:3 Persebaya Surabaya (I Wayan Dipta)
- 15 Februari 2026: Bali United 0:1 Persija Jakarta (I Wayan Dipta)
- 23 Februari 2026: PSIM Yogyakarta 3:3 Bali United (Sultan Agung)
- 28 Februari 2026: Bali United 0:0 Persijap Jepara (I Wayan Dipta)
Rekor Lima Laga Terakhir Arema FC
Sebaliknya, Arema FC tampil lebih stabil dalam lima pertandingan terakhirnya. Berikut adalah daftar hasil mereka:
- 02 Februari 2026: Arema FC 1:0 Persijap Jepara (Kanjuruhan)
- 08 Februari 2026: Persija Jakarta 0:2 Arema FC (Gelora Bung Karno)
- 15 Februari 2026: Arema FC 3:0 Semen Padang FC (Kanjuruhan)
- 21 Februari 2026: Madura United 2:2 Arema FC (Ratu Pamelingan)
- 26 Februari 2026: Borneo FC 3:1 Arema FC (Segiri)
Klasemen Sementara Super League 2025-2026
Hingga pekan ke-23, persaingan di papan tengah klasemen sementara Super League 2025-2026 sangat ketat. Arema FC berada di posisi ke-10 dengan 31 poin, sedangkan Bali United berada di posisi ke-11 dengan 30 poin. Selisih satu angka ini membuat laga antara kedua tim di pekan ke-24 menjadi laga hidup mati.
Berikut adalah daftar klasemen sementara Super League:
-
- PERSIB BANDUNG (53)
-
- PERSIJA JAKARTA (50)
-
- BORNEO FC SAMARINDA (49)
-
- MALUT UNITED FC (41)
-
- PERSEBAYA SURABAYA (38)
-
- PSIM YOGYAKARTA (36)
-
- PERSITA (35)
-
- BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FC (35)
-
- DEWA UNITED BANTEN FC (33)
-
- AREMA FC (31)
-
- BALI UNITED FC (30)
-
- PERSIK KEDIRI (26)
-
- PSM MAKASSAR (23)
-
- MADURA UNITED FC (20)
-
- PERSIJAP JEPARA (19)
-
- PSBS BIAK (18)
-
- SEMEN PADANG FC (16)
-
- PERSIS SOLO (13)





