Kondisi Keamanan di Arab Saudi Tetap Stabil Meski Tegangnya Situasi Timur Tengah
Ketegangan yang meningkat di kawasan Timur Tengah akibat konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Arab Saudi. Meski demikian, situasi di negara tersebut hingga saat ini masih terpantau aman dan aktivitas masyarakat berjalan normal.
Nurkholis Nuri, mahasiswa asal Banjarmasin yang sedang menempuh pendidikan di Arab Saudi, mengungkapkan bahwa dirinya dan rekan-rekan mahasiswa tetap waspada terhadap perkembangan situasi global. Ia menyebutkan bahwa kewaspadaan meningkat seiring memanasnya situasi kawasan, namun tidak sampai menimbulkan kepanikan.
“Memang ada kewaspadaan mengikuti perkembangan situasi global, namun tidak ada kepanikan. Kami tetap mengikuti arahan otoritas setempat dan juga informasi resmi dari KBRI Riyadh atau KJRI Jeddah,” ujarnya kepada Bpost, Minggu (1/3/2026).
Menurut Nuri, kondisi di Arab Saudi hingga saat ini masih aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa tanpa adanya gangguan signifikan.
“Sampai saat ini kondisi di Arab Saudi masih terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal seperti biasa,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa warga negara Indonesia, termasuk yang berasal dari Kalimantan Selatan, dalam kondisi baik dan tetap menjalankan kegiatan sehari-hari. “Untuk rekan-rekan WNI, termasuk yang berasal dari Kalimantan Selatan, sejauh ini dalam keadaan baik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, pemerintah Arab Saudi juga meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan situasi keamanan regional. Namun, hingga kini belum ada pembatasan aktivitas yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.
Imbauan KBRI untuk WNI di Arab Saudi
Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh juga mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI di Arab Saudi agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi. Dalam imbauan tertanggal 28 Februari 2026, WNI diminta:
- Memantau informasi dari sumber resmi
- Mematuhi arahan otoritas Arab Saudi dan KBRI Riyadh
- Memastikan telah melakukan lapor diri
- Menunda perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi keamanan
Selain itu, WNI diimbau:
- Menyimpan dokumen penting seperti paspor dan identitas lainnya dalam bentuk fisik maupun digital
- Bergabung dalam grup komunikasi resmi paguyuban WNI untuk memudahkan koordinasi informasi
Kesiapan dan Kewaspadaan WNI
Dengan situasi yang terus dipantau, warga negara Indonesia di Arab Saudi tetap menjaga kewaspadaan namun tidak mengganggu kehidupan sehari-hari mereka. Mereka tetap menjalani aktivitas seperti biasa dengan mengikuti petunjuk dari otoritas setempat serta KBRI.





