Korpri Minta ASN Adaptif Menghadapi Digitalisasi dan Tekanan Layanan Publik

1724268860 2
1724268860 2

Korpri Kota Bekasi Dukung Transformasi Digital dan Profesionalisasi ASN

Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, menghadiri pelantikan pengurus baru Korpri Kota Bekasi untuk masa bakti 2026. Acara tersebut digelar di Plaza Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (2/3/2026). Dedi menekankan pentingnya peran Korpri dalam memperkuat reformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam pidatonya, Dedi menyebutkan bahwa ada lima isu strategis yang harus menjadi fokus utama bagi Korpri. Pertama, adaptasi teknologi sebagai bagian dari transformasi digital. Kedua, peningkatan kualitas layanan publik agar lebih responsif dan inklusif. Ketiga, penguatan integritas dan netralitas pegawai negeri. Keempat, peningkatan kesejahteraan ASN. Kelima, sinergi visi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Korpri harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa ASN dituntut semakin profesional, adaptif, dan responsif melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik yang transparan.

Tantangan Khas Kota Bekasi

Kota Bekasi, sebagai daerah penyangga ibu kota, memiliki tantangan khusus yang harus dihadapi. Kepadatan penduduk mencapai 12.113 jiwa per kilometer persegi. Hal ini memerlukan perencanaan berbasis data untuk mengatasi masalah banjir dan drainase.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang berada di atas 5 persen menuntut ASN untuk lebih andal dalam perencanaan transportasi guna mengurangi kemacetan. Dedi menilai bahwa keberhasilan dalam menghadapi tantangan ini sangat bergantung pada kompetensi dan inovasi para pegawai pemerintah.

Capaian SPBE dan Indeks Profesionalitas ASN

Dedi juga memberikan apresiasi terhadap capaian Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kota Bekasi tahun 2025. Kota Bekasi meraih skor 3,96 dengan predikat “Sangat Baik”. Meski demikian, ia menekankan bahwa digitalisasi harus berdampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam layanan perizinan dan sosial yang inklusif.

Data Indeks Profesionalitas ASN Kota Bekasi tahun 2023 menunjukkan angka 85,35, yang termasuk dalam kategori “Tinggi”. Dedi mengajak untuk meningkatkan capaian tersebut hingga mencapai kategori “Sangat Baik” atau di atas angka 90. Untuk mencapai target ini, diperlukan kedisiplinan dan kepekaan sosial yang lebih tajam dari seluruh pegawai pemerintah.

Langkah Konkret untuk Meningkatkan Profesionalitas

Dedi menyarankan beberapa langkah konkret untuk meningkatkan profesionalitas ASN. Pertama, penguatan kapasitas melalui pelatihan dan pengembangan diri. Kedua, penerapan sistem evaluasi yang objektif dan transparan. Ketiga, penguatan budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan kepuasan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga dan instansi pemerintah untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan dinamis. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengawasan dan evaluasi layanan publik juga menjadi kunci sukses dalam menjalankan reformasi birokrasi.

Peran Korpri dalam Masa Depan

Dedi menegaskan bahwa Korpri tidak hanya bertugas sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong perubahan positif di lingkungan pemerintahan. Dengan keterlibatan aktif dalam berbagai program dan kebijakan, Korpri dapat menjadi motor penggerak dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih efisien dan berkelanjutan.



Dedi Taufik, Ketua Korpri Jabar, saat berpidato dalam acara pelantikan pengurus Korpri Kota Bekasi.



Para pengurus baru Korpri Kota Bekasi bersama ketua Korpri Jabar usai pelantikan.

Pos terkait