Koster Minta Polda Bali Tindak Tegas Wisatawan Nakal, Narkoba, dan Judi Online

Aa1wzqc9
Aa1wzqc9



bali.

DENPASAR – Gubernur Wayan Koster mengajak Polda Bali untuk bekerja sama dalam menangani berbagai masalah yang muncul akibat perilaku wisatawan mancanegara (wisman) yang tidak terkendali, penyalahgunaan narkoba, serta aktivitas judi online di Pulau Dewata.

Menurut Koster, Bali sebagai destinasi wisata dunia harus dijaga dengan ketat karena kontribusinya sangat besar bagi devisa pariwisata nasional dan perekonomian Bali secara keseluruhan. Ia menilai bahwa sektor pariwisata menjadi tulang punggung ekonomi daerah ini.

Berdasarkan data tahun 2024, kontribusi pariwisata Bali terhadap pertumbuhan perekonomian mencapai 66 persen. Di tahun 2025, jumlah wisman yang berkunjung ke Bali diperkirakan meningkat menjadi 7,05 juta orang, lebih tinggi dibandingkan jumlah wisman pada 2024 yang mencapai 6,3 juta orang.

Selain itu, pariwisata Bali pada 2024 telah memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara, yaitu sebesar Rp 167 triliun atau sekitar 53,6 persen dari total devisa pariwisata Indonesia yang mencapai Rp 312 triliun.

Namun, di tengah meningkatnya jumlah kunjungan wisman, Koster menyebut adanya praktik oknum wisman nakal yang merusak reputasi Bali sebagai destinasi wisata utama dunia. Ia menegaskan bahwa jika tindakan tersebut dibiarkan, maka Bali akan kehilangan citra sebagai pulau yang indah dan aman untuk dikunjungi.

Beberapa contoh tindakan yang dilakukan oleh oknum wisman antara lain melakukan pembobolan ATM, tidak menggunakan helm saat berkendara sepeda motor, hingga menodai kesucian Bali. Meski peristiwa seperti ini sudah menurun dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap perlu diawasi dengan ketat.

Koster juga menyentil beberapa tantangan yang semakin nyata, seperti penyebaran jaringan narkoba, kasus prostitusi, hingga aksi geng Rusia yang menculik WNA Ukraina di Bali.

Ia mengajak Polda Bali beserta Polresta dan Polres jajaran untuk bersama-sama menangani berbagai masalah tersebut. Selain itu, ia juga menyampaikan persoalan kemacetan yang disebabkan oleh meningkatnya jumlah kendaraan di Bali.

Sebagai solusi, Gubernur Koster mengklaim telah menjalin komunikasi dengan menteri terkait di Pemerintah Pusat. Hasilnya, Bali akan mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur jalan senilai satu setengah triliun rupiah melalui APBN.

Mengenai isu sampah, Gubernur Wayan Koster menyampaikan terima kasih kepada Polda Bali bersama TNI yang melakukan kegiatan korve membersihkan sampah di pesisir pantai, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, Politikus PDIP asal Desa Sembiran Buleleng ini menyampaikan rencana program pemberian insentif untuk kelahiran anak krama Bali yang ketiga (Komang) dan keempat (Ketut) serta program 1 keluarga, 1 sarjana di Bali pada tahun 2026.

Program ini bertujuan untuk mencegah defisit jumlah krama Bali, yang merupakan sumber daya manusia penting dalam pelestarian adat istiadat, tradisi, seni budaya, dan kearifan lokal Bali.

“Kekuatan seni budaya dan kearifan lokal Bali inilah yang akan menjadi keunggulan pariwisata Bali,” kata Koster.

Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya menegaskan bahwa Polda Bali siap mendukung, mengamankan, dan menyukseskan rencana kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Pos terkait