Penangkapan Bupati Pekalongan dalam Operasi Tangkap Tangan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Peristiwa ini berlangsung di Pekalongan pada Selasa (3/3/2026). Penangkapan tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Setelah ditangkap, Fadia dan rombongan langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan awal.
Hingga saat ini, KPK belum memberikan informasi resmi mengenai detail kasus yang menjerat Fadia Arafiq. Tidak ada pengumuman tentang pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut. Proses pemeriksaan awal akan dilakukan sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku, yaitu dalam waktu 1×24 jam setelah penangkapan.
Selain itu, KPK juga menyegel sejumlah ruangan di Pemkab Pekalongan pasca-OTT. Ruangan yang disegel antara lain ruangan kerja bupati dan lima dinas di lingkungan pemerintah daerah. Beberapa kendaraan dinas pejabat Pemkab Pekalongan terlihat terparkir di halaman Polres Pekalongan Kota, Selasa pagi. Para pemilik kendaraan tersebut dikabarkan sedang diperiksa setelah terjaring OTT.
Beberapa mobil plat merah tercatat parkir di kantor polisi hingga pukul 09.37. Daftar kendaraan tersebut antara lain:
* Toyota Rush G 1269 XB
* Toyota Avanza G 1090 XB
* Toyota Rush G 1223 XB
* Toyota Rush G 84 B
* Toyota Rush 1256 XB
Dari luar, terlihat sejumlah barang milik para pejabat ada di dalamnya. Di antaranya, pakaian dinas berwarna putih yang tergantung, tas bahu, hingga topi berlogo Pemkab Pekalongan. Selain mobil pelat merah, tampak pula beberapa kendaraan plat putih dan mobil dinas kepolisian yang terparkir di area tersebut.
Profil Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq
Fadia Arafiq memiliki gelar lengkap Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M. Ia adalah seorang politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) yang terpilih sebagai Bupati Pekalongan, Jawa Tengah periode 2025-2030. Fadia berpasangan dengan Wakil Bupati Pekalongan terpilih, yakni H. Sukirman, S.S., M.S. Keduanya telah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta pada 20 Februari 2025.
Sebelum menjadi Bupati Pekalongan, Fadia dikenal sebagai penyanyi dangdut. Perempuan kelahiran Jakarta pada 23 Mei 1978 itu lalu memilih terjun ke dunia politik. Sepanjang kariernya, ia pernah menjabat Wakil Bupati Pekalongan pada 2011-2016. Fadia juga pernah menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016-2021). Pada periode yang sama, ia menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah. Setelahnya, Fadia terpilih menjadi Bupati Pekalongan. Hingga saat ini, ia masih menjabat sebagai Bupati Pekalongan.
Riwayat Pendidikan
Semasa kecil, Fadia duduk di bangku Sekolah Dasar di SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat. Setelah lulus SD, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat. Lalu, Fadia sekolah di SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur. Pendidikan tingginya ditempuh di Universitas AKI Semarang, S1 Manajemen. Tak berhenti di situ, Fadia melanjutkan pendidikan S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang dan S3 UNTAG Semarang.





