JAKARTA — Pertandingan Finalissima antara Spanyol dan Argentina di Doha kini tengah dalam keraguan untuk digelar sesuai rencana. Hal ini terjadi setelah Asosiasi Sepak Bola Qatar mengumumkan penundaan sementara semua pertandingan sepak bola resmi di negaranya tanpa batas waktu. Keputusan ini diambil menyusul serangan yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran, yang memicu respons berupa serangan rudal dari Iran ke sejumlah negara di Semenanjung Arab.
Pertandingan antara juara Eropa Spanyol dan juara Copa America Argentina dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret di Stadion Lusail Doha. Ajang ini diperkirakan akan menampilkan para pemain bintang seperti Lamine Yamal dan Lionel Messi. Namun, situasi politik yang memburuk telah membuat penyelenggara meragukan kelangsungan acara tersebut.
“Asosiasi Sepak Bola Qatar mengumumkan penundaan semua turnamen, kompetisi, dan pertandingan, berlaku mulai hari ini dan sampai pemberitahuan lebih lanjut,” demikian pernyataan resmi dari asosiasi tersebut pada Ahad (1/3/2026).
“Tanggal baru untuk dimulainya kembali kompetisi akan diumumkan pada waktunya melalui saluran resmi Asosiasi.”
Keputusan akhir tentang apakah pertandingan akan digelar atau tidak masih ditentukan oleh penyelenggara acara, yaitu UEFA dan CONMEBOL. Kedua organisasi ini sedang melakukan evaluasi terkait kondisi keamanan dan keselamatan di wilayah tersebut.
Beberapa negara di kawasan juga mengambil langkah serupa. Asosiasi Sepak Bola Bahrain menunda seluruh pertandingannya hingga pemberitahuan lebih lanjut. Sementara itu, Konfederasi Sepak Bola Asia mengumumkan penundaan pertandingan Liga Champions Elite di wilayah tersebut.
Liga Champions Asia Dua, yang saat ini sedang memasuki babak perempat final, juga terkena dampaknya. Selain itu, pertandingan di Liga Challenge juga harus ditunda. Situasi ini menunjukkan bahwa ketidakstabilan politik di kawasan telah berdampak luas pada berbagai cabang olahraga.
Di luar dunia sepak bola, beberapa ajang olahraga lain juga turut terpengaruh. Euroleague Basketball mengumumkan pembatalan turnamen kualifikasi adidas NextGen EuroLeague di Abu Dhabi. Alasan utama dari keputusan ini adalah kekhawatiran terhadap keselamatan dan keamanan peserta.
“Setelah evaluasi yang cermat dan konsultasi berkelanjutan dengan otoritas dan pemangku kepentingan terkait, diputuskan bahwa membatalkan acara tersebut adalah tindakan yang paling bertanggung jawab saat ini,” kata liga tersebut dalam pernyataannya pada Ahad.
Negara-negara di seluruh Semenanjung Arab kini berada dalam status siaga tinggi sejak Sabtu, ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran. Iran membalas dengan menyerang target AS di sekitar wilayah tersebut, termasuk di UEA, Arab Saudi, dan Qatar. Peristiwa ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan di kawasan dan memengaruhi berbagai aktivitas publik, termasuk olahraga.





