Kronologi Kematian Rinto Tukang Tambal Ban di Aloha Sidoarjo Akibat Pengunci Velg Truk

6641b53506251 2
6641b53506251 2

Kecelakaan Maut di Jalan Raya A Yani

Seorang tukang tambal ban meninggal dunia setelah kepalanya terkena pengunci velg truk yang terlepas saat proses pengisian angin. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya A Yani, tepatnya di utara Sungai Buntung sebelum Fly Over Aloha, di kawasan Gedangan, pada Senin (2/3/2026). Korban diketahui bernama Rinto Simangunsong (48), warga Magersari, Sidoarjo. Ia meninggal di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepalanya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula ketika sebuah truk tronton bernomor polisi D 9465 VC yang dikemudikan Teguh Irawan (45), warga Krembung, Sidoarjo melaju dari arah Sidoarjo menuju Surabaya. Dalam perjalanan, pengemudi menghentikan kendaraannya karena tekanan salah satu ban berkurang. Truk kemudian berhenti di lokasi tambal ban untuk mengisi tekanan angin. Saat proses pengisian berlangsung, sopir sempat mengingatkan agar tekanan angin tidak terlalu tinggi.

Namun, diduga tekanan angin meningkat melebihi batas sehingga ban truk tersebut meletus. Ledakan keras itu membuat pengunci velg terlepas dan meluncur hingga mengenai kepala korban. Pengunci velg yang terlepas itu mengenai kepala korban. Akibatnya, dia meninggal dunia di tempat dengan luka parah di bagian kepala.

Respons Petugas

Korban tergeletak di dekat truk sesaat setelah ledakan terjadi. Peristiwa tersebut juga sempat mengundang perhatian warga sekitar. Petugas dari Polsek Gedangan yang menerima laporan juga bergegas ke lokasi. Di lokasi kejadian, polisi langsung memintai keterangan beberapa saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Dari keterangan sejumlah saksi, termasuk pengemudi truk dan warga sekitar, disampaikan bahwa kronologinya memang seperti itu. Sebuah kecelakaan kerja yang dipicu ledakan ban akibat tekanan udara berlebih.

Imbauan Keselamatan

Kapolsek Gedangan Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa menyampaikan bahwa pihaknya mengimbau agar proses pengisian angin ban, khususnya kendaraan besar, dilakukan dengan standar keselamatan yang ketat untuk menghindari kejadian serupa. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan para pekerja di lokasi tambal ban dan mencegah risiko yang tidak diinginkan.

Faktor Penyebab

Ledakan ban yang terjadi bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah tekanan angin yang terlalu tinggi, yang dapat memicu pecahnya ban. Selain itu, kondisi ban yang sudah usang atau rusak juga bisa menjadi penyebab utama. Proses pengisian angin yang tidak dilakukan dengan benar, seperti menggunakan alat yang tidak sesuai atau tidak memperhatikan batas tekanan, juga bisa berdampak buruk.

Pentingnya Kesadaran Keselamatan

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi semua pihak yang terlibat dalam pengoperasian kendaraan besar, terutama para pengemudi dan tukang tambal ban. Kesadaran akan keselamatan kerja sangat penting untuk mencegah kejadian serupa. Pemantauan rutin terhadap kondisi ban dan penggunaan alat yang sesuai standar juga diperlukan.

Tindakan Lanjutan

Polisi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada pelanggaran aturan keselamatan yang terjadi selama proses pengisian angin. Hasil penyelidikan ini akan menjadi dasar dalam menentukan tindakan hukum yang sesuai jika ditemukan adanya kelalaian.

Kesimpulan

Kecelakaan yang menimpa Rinto Simangunsong menjadi peringatan penting tentang pentingnya keselamatan dalam operasional kendaraan besar. Dengan kesadaran dan penerapan standar keselamatan yang ketat, risiko kecelakaan semacam ini dapat diminimalisir. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada dan proaktif dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.


Pos terkait