Pagi ini, Senin (18/2), sejumlah wilayah di Indonesia tercatat memiliki kualitas udara yang sehat. Jakarta dan Tangerang adalah dua dari banyak daerah yang masuk dalam kategori baik berdasarkan data dari situs IQAir pukul 07.14 WIB. Poin AQI di wilayah tersebut tidak melebihi 50, sehingga layak disebut sebagai kondisi udara yang baik.
IQAir menyatakan bahwa situasi ini menjadi waktu ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko dari polusi udara. Berikut beberapa wilayah lain yang juga memiliki kualitas udara terbaik pagi ini:
- Medan, Sumatera Utara, dengan poin AQI 22 atau dalam kategori baik
- Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dengan poin AQI 27 atau dalam kategori baik
- Jakarta, dengan poin AQI 36 atau dalam kategori baik
- Pekanbaru, Riau, dengan poin AQI 37 atau dalam kategori baik
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 43 atau dalam kategori baik
Di sisi lain, Surabaya, Jawa Timur, tercatat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pagi ini. Meskipun poin AQI mencapai 94, kualitas udara Surabaya masih termasuk dalam kategori sedang. Masyarakat umum masih dapat beraktivitas di luar ruangan karena risiko kesehatan yang ditimbulkan hanya sedikit. Namun, kelompok sensitif seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru lebih baik menghindari aktivitas berat di luar ruangan.
Secara global, kota besar dengan kualitas udara terburuk berada di kategori sangat tidak sehat. Contohnya:
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 266 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 246 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Delhi, India, dengan poin AQI 241 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Dakar, Senegal, dengan poin AQI 231 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Kolkata, India, dengan poin AQI 184 atau dalam kategori tidak sehat
Sebaliknya, San Francisco di Amerika Serikat memiliki kualitas udara terbaik di dunia pagi ini. Poin AQI kota tersebut terpantau hanya 5. Diikuti oleh Portland, Amerika Serikat, dengan poin AQI 8 dan Auckland, Selandia Baru, dengan poin AQI 12.
Indeks AQI (Air Quality Index) merupakan metode untuk mengevaluasi kualitas udara berdasarkan konsentrasi polutan. Indeks ini biasanya mempertimbangkan enam jenis polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Kategori kualitas udara dibagi berdasarkan skor AQI:
- Kategori baik: skor 0–50
- Kategori sedang: skor 51–100
- Kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif: skor 101–150
- Kategori tidak sehat: skor 151–200
- Kategori sangat tidak sehat: skor 200–299
- Kategori berbahaya: skor 300–500
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat berdampak buruk pada kesehatan populasi tertentu yang terpapar. Sedangkan kualitas udara dalam kategori berbahaya dapat membahayakan kesehatan secara serius bagi manusia.





