Kota Pontianak di Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Senin (2/3) pagi. Berdasarkan data dari situs IQAir pukul 07.06 WIB, kualitas udara di kota ini tergolong sangat tidak sehat dengan skor AQI 224.
Dalam kategori tersebut, setiap orang berisiko mengalami efek kesehatan yang merugikan. Oleh karena itu, IQAir menyarankan agar masyarakat menghindari aktivitas luar ruangan seperti olahraga dan merekomendasikan penggunaan masker polusi saat berada di luar rumah. Mereka juga disarankan untuk hanya keluar rumah jika benar-benar diperlukan.
Bagi kelompok yang rentan, seperti anak-anak, orang tua, ibu hamil, serta individu dengan kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit jantung atau pernapasan, lebih baik tetap berada di dalam ruangan dan membatasi aktivitasnya.
Selain Pontianak, beberapa wilayah lainnya memiliki kualitas udara yang sedikit lebih baik. Berikut adalah daftar lima kota besar di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Pontianak, Kalimantan Barat – Skor AQI 224 (sangat tidak sehat)
- Bandung, Jawa Barat – Skor AQI 126 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Surabaya, Jawa Timur – Skor AQI 108 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Tangerang Selatan, Banten – Skor AQI 107 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Serpong, Banten – Skor AQI 84 (sedang)
Sementara itu, Kota Batam di Kepulauan Riau memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini di Indonesia dengan skor AQI 0. Kualitas serupa juga tercatat di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (AQI 18), dan Kota Pekanbaru, Riau (AQI 47).
Di tingkat global, Kota Batam juga menduduki peringkat pertama kota besar dengan kualitas udara terbaik. Skor AQI-nya mencapai 0. Diikuti oleh Melbourne, Australia (AQI 4), dan Stockholm, Swedia (AQI 6).
Di sisi lain, kota-kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pagi ini antara lain:
- Lahore, Pakistan – Skor AQI 227 (sangat tidak sehat)
- Dakar, Senegal – Skor AQI 201 (sangat tidak sehat)
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo – Skor AQI 190 (tidak sehat)
- Tashkent, Uzbekistan – Skor AQI 187 (tidak sehat)
- Kolkata, India – Skor AQI 185 (tidak sehat)
Indeks AQI (Air Quality Index) digunakan untuk mengukur konsentrasi polutan udara dan menunjukkan kategori kualitas udara. Indeks ini biasanya menghitung enam jenis polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Berikut adalah klasifikasi kategori AQI:
- Baik – Skor AQI 0-50
- Sedang – Skor AQI 51-100
- Tidak sehat bagi kelompok sensitif – Skor AQI 101-150
- Tidak sehat – Skor AQI 151-200
- Sangat tidak sehat – Skor AQI 200-299
- Berbahaya – Skor AQI 300-500
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat membahayakan kesehatan bagi sebagian populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara dalam kategori berbahaya dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius pada seluruh populasi.





