Kubar, PPU, dan Mahulu Waspada Cuaca Ekstrem 1 Maret 2026

Aa1wq1qe
Aa1wq1qe

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kalimantan Timur

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Timur pada hari Sabtu, 1 Maret 2026. Peringatan ini dikeluarkan setelah memantau kondisi atmosfer yang menunjukkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 00.30 WITA.

Update terbaru dari BMKG dirilis pada pukul 21.15 WITA, dengan informasi bahwa potensi hujan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi sejak sekitar pukul 21.30 WITA. Saat berita ini ditulis, di Balikpapan pada pukul 23.21 WITA, kondisi cuaca terpantau cerah.

Wilayah yang Berpotensi Terdampak

BMKG mencatat beberapa daerah yang memiliki potensi terkena dampak cuaca ekstrem. Daerah-daerah tersebut antara lain:

  • Kabupaten Kutai Barat
  • Barong Tongkok
  • Linggang Bigung
  • Nyuatan

  • Kabupaten Penajam Paser Utara

  • Babulu

  • Kabupaten Mahakam Ulu

  • Long Bagun
  • Laham
  • Long Pahangai

Selain wilayah utama, hujan lebat disertai petir dan angin kencang juga berpotensi meluas ke beberapa wilayah lain, seperti:

  • Kabupaten Kutai Kartanegara: Tabang
  • Kabupaten Kutai Barat: Long Iram, Tering
  • Kabupaten Mahakam Ulu: Long Hubung

Perkiraan Durasi Cuaca Ekstrem

BMKG memperkirakan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga pukul 00.30 WITA. Masyarakat di wilayah terdampak diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beberapa risiko yang mungkin terjadi, yaitu:

  • Genangan dan banjir lokal
  • Pohon tumbang
  • Sambaran petir
  • Gangguan transportasi darat dan sungai

Imbauan untuk Masyarakat

Untuk mengurangi risiko bahaya akibat cuaca ekstrem, BMKG memberikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat:

  • Hindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai petir.
  • Amankan benda-benda ringan yang mudah terbawa angin.
  • Waspada bagi pengguna jalan dan aktivitas malam hari.
  • Pantau pembaruan informasi resmi dari BMKG secara berkala.

BMKG menegaskan bahwa informasi peringatan dini bersifat dinamis dan dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan pemberitahuan resmi dari instansi terkait.


Pos terkait