Kunci Jawaban Kimia Kelas 11 SMA/MA, Bab 1 Halaman 28-30

Kunci Jawaban Kimia Kelas 11 SMA/MA Bab 1 Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur

Berikut adalah kunci jawaban untuk mata pelajaran Kimia, khususnya bab 1 tentang Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur, yang terdapat dalam buku yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Buku ini memiliki ISBN 978-602-427-922-6 dan ditulis oleh Munasprianto Ramli, Nanda Saridewi, Tiktik Mustika Budhi, serta Aang Suhendar.

Kunci jawaban ini dapat digunakan sebagai panduan untuk memastikan pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Namun, penting untuk dicatat bahwa siswa sebaiknya mengerjakan soal-soal tersebut secara mandiri terlebih dahulu agar proses belajar lebih efektif.


Soal Pilihan Ganda

1. Perhatikan tabel berikut.



Pasangan yang merupakan isoton adalah ….

A. W dan X

B. X dan Y

C. Y dan Z

D. W dan Y

E. X dan Z

Jawaban:

B. X dan Y


2. Atom kalium memiliki nomor atom 19. Ketika atom kalium terionisasi membentuk kation, bilangan kuantumnya adalah …

A. n = 3, l = 1, m = 0, s = +½

B. n = 3, l = 1, m = –1, s = +½

C. n = 3, l = 1, m = +1, s = –½

D. n = 4, l = 0, m = 0, s = +½

E. n = 4, l = 0, m = 0, s = –½

Jawaban:

C. n = 3, l = 1, m = +1, s = –½

Penjelasan:

K membentuk kation K+

Jumlah elektron pada K+ = 18

Konfigurasi elektron: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶

n = 3 (kulit M)

l = 1 (subkulit p)

m = +1 (orientasi orbital pz)

s = –½ (arah spin ke bawah)


3. Pernyataan yang tidak tepat dari sifat periodik unsur adalah …

A. Dalam satu periode (dari kiri ke kanan), jari-jari atom semakin kecil.

B. Dalam satu golongan (dari atas ke bawah), ainitas elektron semakin kecil.

C. Unsur golongan IA memiliki energi ionisasi yang lebih besar dibandingkan golongan IIA.

D. Unsur golongan halogen memiliki kelektronegatifan yang tinggi.

E. Unsur golongan VIIA lebih mudah menerima elektron dibandingkan golongan VIA.

Jawaban:

C. Unsur golongan IA memiliki energi ionisasi yang lebih besar dibandingkan golongan IIA.

Penjelasan:

Pernyataan ini salah karena unsur golongan IIA memiliki jari-jari atom yang lebih kecil dibandingkan golongan IA. Akibatnya, gaya tarik-menarik antara inti atom dengan elektron terluarnya lebih kuat, sehingga energi ionisasi unsur golongan IIA lebih besar daripada golongan IA.


4. Suatu atom memiliki konfigurasi elektron 31X: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d¹⁰ 4p¹.

Unsur dari atom tersebut berada pada sistem periodik …

A. golongan IA periode 4

B. golongan IIIB periode 4

C. golongan IB periode 4

D. golongan IIIA periode 4

E. golongan IIIA periode 3

Jawaban:

D. golongan IIIA periode 4

Penjelasan:

Konfigurasi elektron: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d¹⁰ 4p¹

Mengakhiri pada orbital ns np → golongan A

4s² 4p¹ (jumlah 3) → golongan IIIA

n = 4 → periode 4


5. Diketahui unsur Na dan Mg. Pernyataan yang tepat tentang kedua unsur tersebut adalah …

A. Jari-jari atom Na lebih kecil dari Mg.

B. Energi ionisasi Na lebih besar dari Mg.

C. Atom Na dan Mg berada dalam satu golongan.

D. Keelektronegatifan Na lebih kecil dari Mg.

E. Ainitas elektron Na lebih besar dari Mg.

Jawaban:

C. Atom Na dan Mg berada dalam satu golongan.

Penjelasan:

Unsur Na berada pada golongan IA, sedangkan Mg berada pada golongan IIA. Oleh karena itu, pernyataan bahwa mereka berada dalam satu golongan adalah salah. Namun, penjelasan menyebutkan bahwa keelektronegatifan Na lebih kecil daripada Mg, yang benar.


Soal Uraian

1. Rutherford melakukan percobaan menggunakan lempeng emas tipis dan menembakkannya dengan sinar alfa yang berasal dari uranium.

Dari percobaan tersebut diketahui bahwa atom bukanlah bola pejal yang bermuatan positif. Bagaimanakah Rutherford dapat menjelaskan posisi proton dan elektron berdasarkan percobaan yang dilakukannya?

Jawaban:

Rutherford menembakkan partikel alfa ke lempeng emas tipis. Sebagian besar sinar diteruskan, menunjukkan bahwa bagian dalam atom sebagian besar berupa ruang hampa. Sebagian kecil sinar yang dibelokkan dan dipantulkan menggambarkan adanya inti bermuatan positif (proton) yang sangat kecil, dikelilingi oleh elektron bermuatan negatif.


2. Kaporit atau kalsium hipoklorit merupakan salah satu zat yang digunakan sebagai disinfektan pada kolam renang.

Kaporit mengandung sekitar 70 persen klorin. Disinfektan ini dapat menghancurkan bakteri yang ada di dalam air kolam renang. Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaannya tidak boleh berlebihan. Mengapa klorin dapat digunakan sebagai disinfektan?

Jawaban:

Klorin dapat digunakan sebagai disinfektan karena memiliki ainitas yang besar, sehingga mudah berikatan dengan mikroorganisme dan merusaknya.


3. Unsur logam berilium tidak beraksi ketika dimasukkan ke dalam air.

Sementara unsur magnesium bereaksi lambat dalam air dingin, tetapi bereaksi lebih baik dalam air panas. Lebih lanjut, logam kalsium dapat menghasilkan reaksi yang kuat ketika dimasukkan ke dalam air dingin. Mengapa hal ini dapat terjadi?

Jawaban:

Unsur berilium memiliki jari-jari atom yang paling kecil dibandingkan magnesium dan kalsium, sehingga kereaktifannya juga lebih rendah. Semakin kecil jari-jari atom, semakin kuat gaya tarik inti atom dengan elektron terluarnya, membuat elektron sulit dilepaskan. Sebaliknya, kalsium memiliki jari-jari atom terbesar, sehingga gaya tarik-menarik antara inti dan elektron lebih lemah, membuat elektron lebih mudah dilepaskan dan meningkatkan kereaktifannya.

Pos terkait