Pada Januari 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai sebanyak 1.014.397 kunjungan. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 17,06% dibandingkan Desember 2025 secara bulanan (month to month), tetapi masih mengalami kenaikan sebesar 1,1% secara tahunan (year on year).
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa wisman yang berkunjung ke Indonesia paling banyak berasal dari Malaysia dengan pangsa sebesar 14,8%, diikuti oleh Australia dengan 14,4% dan Tiongkok sebesar 10,4%. Meskipun jumlah kunjungan dari tiga negara tersebut mengalami penurunan dibandingkan Desember 2025, secara tahunan, kunjungan wisatawan asal Australia tercatat meningkat, sedangkan kunjungan wisatawan dari Malaysia dan Tiongkok justru mengalami penurunan dibandingkan Januari 2025.
Namun, menurut Ateng, ada indikasi peningkatan signifikan dari wisatawan asal Tiongkok. Dalam perbandingan periode tertentu yang ditampilkan dalam grafik paparan, kunjungan wisatawan Tiongkok naik sebesar 11,31%.
Dari sisi pintu masuk, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali menjadi tempat paling banyak dikunjungi oleh wisman. “Kunjungan ini didominasi oleh wisatawan berkebangsaan Australia,” ujar Ateng.
Selain data kunjungan wisman, BPS juga mencatat perkembangan wisatawan nusantara (wisnus). Pada Januari 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 102,04 juta perjalanan. Angka ini turun sebesar 3,72% secara bulanan dan juga mengalami penurunan sebesar 0,93% secara tahunan dibandingkan Januari 2025.
“Jika dibandingkan dengan Januari tahun 2025 atau year on year, perjalanan wisnus juga mengalami penurunan sebesar 0,93%,” tambah Ateng.
Perbandingan Data Kunjungan Wisman dan Wisnus
- Wisman
- Total kunjungan: 1.014.397
- Penurunan bulanan (Desember 2025): 17,06%
- Kenaikan tahunan (Januari 2025): 1,1%
- Sumber utama: Malaysia (14,8%), Australia (14,4%), Tiongkok (10,4%)
-
Kunjungan dari Tiongkok meningkat 11,31% dalam perbandingan periode tertentu
-
Wisnus
- Total perjalanan: 102,04 juta
- Penurunan bulanan (Desember 2025): 3,72%
- Penurunan tahunan (Januari 2025): 0,93%
Pintu Masuk Utama untuk Wisman
- Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (Bali)
- Menjadi pintu masuk terbanyak untuk wisman
- Didominasi oleh wisatawan Australia
Analisis Perubahan Kunjungan
- Wisman dari Malaysia, Australia, dan Tiongkok
- Mengalami penurunan dibandingkan Desember 2025
- Wisman dari Australia meningkat secara tahunan
-
Wisman dari Malaysia dan Tiongkok mengalami penurunan dibandingkan Januari 2025
-
Tiongkok
- Menunjukkan peningkatan 11,31% dalam perbandingan periode tertentu
- Menjadi salah satu sumber utama wisman ke Indonesia
Kesimpulan
Data yang dirilis oleh BPS menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman secara bulanan, secara tahunan angka tersebut masih mengalami kenaikan. Hal ini menunjukkan adanya potensi pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia, meskipun masih terdapat fluktuasi berdasarkan sumber negara wisman. Di sisi lain, kunjungan wisnus mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahunan, yang mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan sosial.





