Lama Menyimpan Dendam, Rehan Jujur Ungkap Keinginan Besarnya Membunuh Farra, Buat Rencana

Aa1xkrxk
Aa1xkrxk

Motif Pembacokan Mahasiswa UIN Suska Riau Terungkap

Sebuah kasus pembacokan terhadap seorang mahasiswa UIN Suska Riau kini mulai mengungkap fakta-fakta baru. Polisi telah menemukan bahwa tindakan nekat yang dilakukan oleh pelaku didasari oleh rasa sakit hati akibat cintanya tidak berbalas. Hal ini menjadi pemicu utama hingga pelaku merencanakan penganiayaan sejak beberapa bulan sebelumnya.

Hubungan yang Tidak Seimbang

Dalam penyelidikan, polisi menemukan bahwa pelaku, yang dikenal dengan nama Rehan, memiliki perasaan lebih dari sekadar teman terhadap korban, Farra. Namun, korban sendiri tidak merasakan hal yang sama. Perbedaan perasaan ini menjadi awal mula dari konflik yang berujung pada tindakan kekerasan.

“Kami tanyakan hubungan seperti apa, tersangka menyatakan dia merasa lebih dari sekedar teman, namun korban sendiri tidak merasakan hal yang sama,” ujar AKP Anggi Rian Diansyah dalam penyelidikan.

Perasaan sepihak inilah yang akhirnya memicu kemarahan dan niat jahat dalam diri Rehan. Ia merasa dikhianati dan akhirnya memutuskan untuk menyakiti Farra.

Niat Jahat yang Sudah Lama Dipendam

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa keinginan untuk menyakiti korban sudah ada sejak November 2025. Meski awalnya membantah ingin menghabisi korban, Rehan akhirnya mengakui niat sebenarnya saat ditanya oleh penyidik.

Dalam pemeriksaan, Rehan awalnya menjawab bahwa tujuannya bukanlah membunuh korban. Namun, penyidik terus mencecar dan merekam secara diam-diam. Pada momen itulah Rehan akhirnya mengangguk saat ditanya apakah targetnya adalah membunuh.

“Jadi targetmu mati ya, mau membunuh ya?” tanya penyidik lagi tanpa merekam pelaku dengan jelas. Mendengar pertanyaan itu, Rehan spontan menganggukan kepala.

Melihat pengakuan tersebut, polisi menyimpulkan bahwa pelaku memang telah memiliki niat untuk menghabisi korban sejak lama.

Reaksi Pacar Korban

Di tengah kondisi Fara yang masih menjalani perawatan akibat insiden pembacokan di kampus UIN Suska Riau, Ferdi justru dihadapkan pada kenyataan pahit lain. Kemunculan rekaman video dan foto kebersamaan Farra dan pria yang disebut memiliki hubungan tanpa status membuat hatinya hancur.

Melalui unggahan story TikTok, Ferdi mencurahkan kebingungannya. Ia mengaku benar-benar tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. “Jujur aku ga tau apa apa ga tau maksudnya apa Kenapa bisa ada apa bagaimana bisa Jujur bingung asli,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Curhatan itu memperlihatkan kondisi emosional Ferdi yang campur aduk. Ia tak hanya terpukul karena kekasihnya menjadi korban pembacokan, tetapi juga syok melihat sisi lain dari hubungan yang selama ini ia yakini berjalan serius.

Pos terkait