Laut Arafuru Barat: Potensi Gelombang Tinggi Hingga 28 Februari

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Wilayah Maluku

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon telah mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi yang berlaku dari tanggal 28 Februari hingga 3 Maret 2026. Peringatan ini dikeluarkan sebagai bentuk kehati-hatian terhadap kondisi cuaca yang mungkin memengaruhi keselamatan pelayaran di wilayah Provinsi Maluku.

BMKG menyampaikan bahwa gelombang laut di wilayah tersebut akan bervariasi, dengan dominasi kategori sedang hingga tinggi. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai antara 1,25 hingga 2,5 meter. Peringatan ini berlaku untuk 18 wilayah di Provinsi Maluku, termasuk daerah-daerah yang memiliki potensi gelombang tinggi.

Informasi ini didasarkan pada pola angin yang umumnya bergerak dari arah Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan rata-rata berkisar antara 6 hingga 25 knot. Kecepatan angin tertinggi, yaitu ≥ 25 knot, berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti:

  • Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Kepulauan Babar
  • Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Leti
  • Laut Banda
  • Laut Arafuru

Kecepatan angin yang tinggi ini dapat meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan tersebut.

Wilayah yang Berpotensi Mengalami Gelombang Tinggi

Berikut adalah beberapa wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi dengan ketinggian antara 1,5 hingga 2,5 meter:

Gelombang Tinggi:

  • Laut Arafuru Bagian Barat

Gelombang Sedang:

  • Perairan Utara Pulau Buru
  • Perairan Selatan Pulau Buru
  • Perairan Seram Bagian Barat
  • Perairan Pulau Ambon dan Pulau Lease
  • Perairan Utara Maluku Tengah
  • Perairan Seram Bagian Timur (Utara)
  • Perairan Seram Bagian Timur (P. Gorong)
  • Perairan Kepulauan Banda Neira
  • Perairan Kepulauan Kai
  • Perairan Utara Kepulauan Aru
  • Perairan Selatan Kepulauan Aru
  • Perairan Barat Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Kepulauan Babar
  • Perairan Kepulauan Sermata sampai Kepulauan Leti
  • Perairan Wetar
  • Laut Banda
  • Laut Arafuru bagian tengah

Saran Keselamatan untuk Pelayaran

Ketinggian gelombang yang signifikan berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran. BMKG memberikan beberapa saran keselamatan berdasarkan kondisi angin dan gelombang:

  • Perahu nelayan sebaiknya tidak berlayar jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
  • Kapal Tongkang harus berhati-hati jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Dengan adanya peringatan ini, masyarakat dan pelaku pelayaran di wilayah Maluku diminta untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi cuaca terkini dari BMKG.

Pos terkait