LeBron James mencatatkan satu pencapaian bersejarah dalam pertandingan Los Angeles Lakers melawan Golden State Warriors. Dalam laga yang digelar di kandang Warriors, Lakers berhasil menang dengan skor 129-101. Pemain berusia 41 tahun ini resmi menjadi pemain kedua dalam sejarah Lakers yang mampu mencapai angka 1.000 tembakan tiga angka (tripoin).
Sebelumnya, Kobe Bryant adalah yang pertama kali mencapai angka tersebut. Ia memegang rekor terbanyak dalam sejarah klub dengan total 1.827 tripoin. Sementara itu, LeBron James telah mengumpulkan 1.000 tembakan tripoin sejak ia bergabung dengan Lakers pada 2018.
Dalam pertandingan tersebut, LeBron tampil cukup gemilang. Ia mencetak 22 poin dan 9 assist. Selain itu, dia juga berhasil memasukkan empat dari enam percobaan tripoin yang dilakukannya. Pencapaian ini sangat penting bagi Lakers karena membantu mereka mengakhiri paceklik kemenangan dalam tiga pertandingan sebelumnya.
Pelatih Lakers, JJ Redick, memberikan komentar mengenai situasi tim sebelum pertandingan. Ia menyatakan bahwa tim sedang berusaha menemukan titik balik. “Kami percaya diri akan menemukan titik balik. Titik balik itu tidak selalu soal menang dan kalah. Titik balik itu soal bagaimana kami bermain bersama, dan kami yakin akan menemukannya,” ujarnya.
Di sisi lain, Golden State Warriors harus kehilangan Stephen Curry karena cedera lutut. Curry mengalami patellofemoral pain syndrome, atau sering disebut sebagai ‘runner’s knee’. Kondisi ini menyebabkan pembengkakan dan nyeri di sekitar tempurung lutut.
Curry telah absen selama 10 laga terakhir. Situasi ini ternyata tidak terduga oleh guard berusia 37 tahun tersebut. “Ini kasus yang aneh,” katanya kepada ESPN.
Berikut adalah rekor tembakan tripoin terbanyak dalam sejarah Lakers:
- Kobe Bryant: 1.827
- LeBron James: 1.002
- Derek Fisher: 846
- Nick Van Exel: 750
- Byron Scott: 595
Pencapaian LeBron James dalam pertandingan ini tidak hanya menjadi bukti kemampuan individu, tetapi juga menunjukkan kontribusi besar dalam kesuksesan Lakers. Dengan rekor yang terus bertambah, ia semakin mengukir sejarah dalam dunia basket.
Selain itu, kehadiran LeBron James juga memberikan dampak positif bagi tim. Meskipun Warriors tanpa pemain utamanya, Lakers tetap mampu memperlihatkan performa yang solid. Hal ini menunjukkan bahwa tim memiliki potensi besar untuk bangkit dan menempatkan diri kembali di jalur kemenangan.
LeBron James terus menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang bagi dirinya untuk terus berkembang. Dengan pengalaman dan ketekunan yang dimilikinya, ia terus menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda. Pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi olahraga ini.
Masa depan Lakers tampaknya akan lebih cerah dengan adanya LeBron James. Dengan kemenangan yang diraih, tim bisa membangun momentum untuk pertandingan selanjutnya. Mereka pun berharap bisa terus menjaga performa yang baik dan meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingan.





