Ledakan di Pabrik Petasan Kakinada, India
Sebuah ledakan besar terjadi di pabrik petasan yang berlokasi di kota Kakinada, negara bagian Andhra Pradesh, India, pada hari Sabtu (28/2/2026). Insiden ini menewaskan sebanyak 21 orang dan melukai delapan orang lainnya. Korban luka saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat karena cedera yang mereka alami cukup parah.
Kepala Daerah Andhra Pradesh, Kandula Durgesh, mengumumkan bahwa pemerintah negara bagian akan menanggung seluruh biaya perawatan bagi korban luka. “Delapan orang lainnya sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” ujarnya dalam pernyataannya.
Waktu dan Lokasi Ledakan
Ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 siang waktu setempat. Saat kejadian, diperkirakan sebanyak 30 pekerja masih berada di dalam pabrik. Dalam sebuah video yang beredar di internet, ledakan ini menyebabkan seluruh area pabrik hangus terbakar. Saat polisi dan petugas penyelamat tiba, api masih berkobar hebat.
Menurut Durgesh, ledakan tersebut disebabkan oleh kebakaran di dalam pabrik. Namun, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Saat ini, polisi setempat sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.
“Ini adalah ledakan terbesar di negara bagian ini. Para pejabat sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang memicu ledakan tersebut,” tambah Durgesh dalam pernyataannya.
Respons dari Perdana Menteri India
Insiden ledakan di pabrik petasan ini menuai respons dari Perdana Menteri India, Narendra Modi. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan duka cita mendalam untuk semua korban tewas dan korban luka. “Saya merasa sedih atas kehilangan nyawa ini,” kata Modi lewat akun X pribadinya.
Dalam pernyataannya, Modi juga mengumumkan akan memberi santunan sebesar 200 ribu Rupee (Rp36,9 juta) untuk keluarga korban tewas dan 50 ribu Rupee (Rp9,2 juta) untuk keluarga korban luka. Sumbangan ini, kata Modi, bertujuan untuk memberi keringanan finansial, baik untuk keluarga korban tewas maupun korban luka.

Ledakan Pabrik Petasan di India
India sendiri memiliki banyak pabrik petasan. Sebab, warga di sana sering menggunakan petasan untuk acara-acara penting, seperti acara pernikahan dan acara perayaan hari-hari besar umat Hindu. Sayangnya, pabrik-pabrik petasan di India banyak yang tidak memenuhi standar keamanan. Hal ini membuat insiden ledakan di pabrik petasan sangat sering terjadi di India.
Pada Juli 2025 lalu, misalnya, sebuah ledakan terjadi di pabrik petasan dan kembang api di Distrik Virudhunagar, Negara Bagian Tamil Nadu, India. Dilansir The Hindu, insiden tersebut menewaskan setidaknya 8 orang dan 5 melukai lainnya.

Rekor Ledakan di Berbagai Negara
Insiden ledakan pabrik petasan bukan hanya terjadi di India. Di Malaysia, sebuah ledakan di pabrik petasan melukai 22 orang, dengan dua tersangka ditangkap. Di India sendiri, pada tahun 2025, sebuah pabrik petasan meledak dan menewaskan 4 orang serta melukai satu orang. Di Thailand, sebuah pabrik petasan juga meledak, yang terkait dengan produksi petasan pengusir burung sawah.





