Peristiwa Angin Kencang di Kabupaten Belu
Pada Senin (2/3/2026) pagi, Kabupaten Belu dilanda hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.30 WITA dan mengakibatkan lima unit rumah serta satu kandang ayam rusak.
Kerusakan yang Terjadi
Lokasi kejadian berada di RT 01/RW 01, Dusun Kimbana B, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat. Pantauan pada siang hari menunjukkan bahwa kerusakan utama terjadi pada bagian atap rumah. Beberapa lembaran seng terlepas dan berserakan di halaman, sementara rangka kayu penyangga atap juga roboh dan patah akibat kuatnya angin.
Di salah satu rumah, bagian atap hampir seluruhnya terangkat, hanya menyisakan dinding bangunan yang terbuka. Material bangunan seperti seng dan balok kayu tampak bertumpuk di pekarangan. Beberapa seng terlihat terlipat dan tidak bisa digunakan kembali.
Tindakan Warga
Warga setempat langsung melakukan perbaikan secara swadaya dengan memanfaatkan material yang masih layak pakai. Pemilik rumah naik ke bagian atas untuk memperbaiki rangka atap menggunakan tangga kayu sederhana yang disandarkan ke dinding.
Salah satu warga terdampak, Lukas Kaisadu, mengatakan saat kejadian dirinya dan keluarga sudah terbangun, namun belum sempat keluar rumah karena hujan masih turun deras. Ia mengungkapkan kejadian terjadi cepat sekali, tetapi tidak ada korban jiwa.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, beberapa bagian dapur rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat terpaan angin dan air hujan yang masuk ke dalam rumah.
Respons BPBD Kabupaten Belu
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belu, dr. Ansila Eka Mutty, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan awal, terdapat lima rumah warga dan satu kandang ayam yang terdampak. Ia menambahkan bahwa BPBD telah memberikan bantuan darurat sesuai prosedur, seperti seng dan beras untuk membantu kebutuhan mendesak warga.
Selain itu, BPBD akan melakukan pendataan dan kajian lanjutan melalui bidang rehabilitasi dan rekonstruksi guna menentukan langkah penanganan berikutnya. Koordinasi dengan instansi teknis terkait juga akan dilakukan untuk proses pemulihan.
Imbauan untuk Masyarakat
Terkait kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, masyarakat diimbau tetap waspada dan melakukan langkah mitigasi mandiri. Langkah-langkah tersebut antara lain memperkuat atap rumah dan memangkas pohon yang berpotensi tumbang.





