Lippo Cikarang (LPCK) Capai Penjualan Rp1,65 Triliun di 2025

Aa1xkhlr 1
Aa1xkhlr 1

Pendapatan Prapenjualan LPCK Mencapai Rp1,65 Triliun pada Tahun 2025

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatatkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp1,65 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini setara dengan 100% dari target yang ditetapkan untuk tahun buku tersebut. Realisasi ini didorong oleh permintaan tinggi terhadap produk residensial, khususnya rumah tapak dan unit komersial.

Rumah tapak berkontribusi sebesar 58% terhadap total marketing sales, sedangkan unit komersial menyumbang 38%. Sementara itu, segmen lahan industri hanya memberikan kontribusi sebesar 4%. Dalam laporan keterbukaan informasi yang dikeluarkan, Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Indryanarum, menyebutkan bahwa perseroan berhasil menjual sebanyak 1.486 unit selama tahun 2025. Hal ini didukung oleh peluncuran produk baru seperti The Allegra @Casa De Lago dan Neo Top.

Bacaan Lainnya

Selain itu, LPCK juga membukukan pendapatan sebesar Rp4,52 triliun pada periode yang sama, meningkat 133% dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan ini utamanya dipengaruhi oleh serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial (ruko), serta penjualan lahan industri. Selain itu, segmen non-properti melalui pengelolaan kawasan turut memberikan kontribusi terhadap kinerja perusahaan.

Pertumbuhan Pendapatan di Berbagai Segmen

Segmen rumah tapak dan apartemen mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 369% dibandingkan periode sebelumnya, seiring percepatan serah terima unit. Sementara itu, segmen pengelolaan kota membukukan pendapatan sebesar Rp474,5 miliar. Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp783 miliar dengan margin laba kotor sebesar 17%.

Hingga akhir Desember 2025, LPCK juga membukukan EBITDA sebesar Rp381,3 miliar, dengan EBITDA margin sebesar 8% terhadap total pendapatan. Indryanarum mengatakan bahwa capaian ini mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga efisiensi operasional di tengah peningkatan aktivitas bisnis.

Respons Pasar Terhadap Produk LPCK

Indryanarum menilai bahwa capaian tahun 2025 mencerminkan respons pasar yang positif terhadap produk yang ditawarkan oleh LPCK. Ia menegaskan bahwa ke depan, perseroan akan tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen.

Strategi dan Fokus Ke Depan

Dalam rangka menjaga kualitas dan kepuasan pelanggan, LPCK akan terus mengembangkan proyek-proyek baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Perusahaan juga akan fokus pada pengelolaan aset properti dan penguatan segmen non-properti agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Selain itu, LPCK akan terus memperkuat kerjasama dengan mitra strategis dan memperluas jaringan distribusi untuk mempercepat proses penjualan. Dengan strategi ini, perusahaan berharap bisa mencapai target yang lebih tinggi di masa mendatang.

Kinerja Finansial yang Menjanjikan

Kinerja finansial LPCK pada tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dari segi pendapatan hingga laba, semua indikator menunjukkan peningkatan yang positif. Ini menjadi bukti bahwa perusahaan telah mampu mengoptimalkan sumber daya dan memanfaatkan peluang pasar secara efektif.

Dengan basis yang kuat dan strategi yang jelas, LPCK siap menghadapi tantangan di masa depan. Perusahaan akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan agar dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri properti Indonesia.

Pos terkait