Lirik Lagu Fatwa Orang Tua – Tri Suaka

Maxresdefault 2
Maxresdefault 2

Pengenalan Lagu “Fatwa Orang Tua”

Lagu “Fatwa Orang Tua” dirilis pada 2 Maret 2026 melalui kanal YouTube TRI SUAKA CHANNEL. Lagu ini dibawakan oleh Tri Suaka dan diciptakan oleh Ahmad Bakqi. Dengan lirik yang penuh makna, lagu ini menyampaikan pesan bijak tentang hidup dan sikap manusia melalui kiasan alam dan hewan. Pesan utama dari lagu ini adalah mengajarkan seseorang untuk rendah hati, menanamkan ilmu, dan tidak sombong meskipun memiliki kelebihan. Selain itu, lagu ini juga mengajak pendengar untuk merenungkan nilai-nilai hidup yang universal dengan cara yang ringan namun penuh makna.

Makna Lirik Lagu “Fatwa Orang Tua”

Lirik dari “Fatwa Orang Tua” mengandung banyak simbol dan metafora yang menceritakan berbagai pelajaran hidup. Berikut adalah beberapa bagian lirik yang menjadi inti dari pesan lagu:

  • Bila diri ingin dikenang

    Semailah benih di tengah sawah

    Bawalah ilmu padi di ladang

    Tambah berisi tunduk ke bawah

    Bawalah ilmu padi di ladang

    Tambah berisi tunduk ke bawah

Bagian ini menggambarkan bahwa untuk menjadi dikenang, seseorang perlu menanamkan ilmu dan berpikir rendah hati seperti padi yang semakin berisi semakin menjulur ke bawah.

  • Bila diri ingin terpandang

    Jauhi kata tinggi melambung

    Jauhi sifat ayam di kandang

    Bertelur satu ribut sekampung

    Jauhi sifat ayam di kandang

    Bertelur satu ribut sekampung

Pesan dalam bagian ini adalah untuk menghindari sifat sombong seperti ayam yang hanya bertelur satu tapi membuat ribut di sekitarnya. Ini mengingatkan kita untuk tidak membanggakan diri hanya karena sedikit pencapaian.

  • Jauhi sifat mengaku pandai

    Angkuh dan sombong menepuk dada

    Ingat petuah penyu di pantai

    Telur beratus namun tak bangga

    Ingat petuah penyu di pantai

    Telur beratus namun tak bangga

Bagian ini memberi contoh dari penyu yang memiliki banyak telur tetapi tidak bangga. Pesannya jelas: kesuksesan tidak harus diumbar, tetapi bisa disimpan dengan rendah hati.

  • Bila ingin harum bak mawar

    Jauhi sifat meninggi diri

    Bisa ular tidak kan tawar

    Walau menyuruh batang berduri

    Bisa ular tidak kan tawar

    Walau menyuruh batang berduri

Lirik ini mengingatkan bahwa untuk menjadi harum seperti mawar, seseorang harus menjauhi sifat meninggi diri. Bahkan jika ada yang menyuruh batang berduri, ia tetap tidak akan tawar, artinya tidak mudah terpengaruh oleh orang lain.

Video Musik “Fatwa Orang Tua”

Video musik “Fatwa Orang Tua” tersedia di platform YouTube dan dapat diakses melalui tautan berikut: Video Musik Fatwa Orang Tua. Dalam video ini, penonton akan disajikan visual yang sesuai dengan makna lirik lagu, sehingga memperkuat pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh Tri Suaka dan Ahmad Bakqi.



Gambar ilustrasi dari video musik “Fatwa Orang Tua” yang menampilkan pemandangan alam dan hewan sebagai representasi dari pesan-pesan dalam lagu.



Ilustrasi lain dari video musik yang menunjukkan karakter-karakter yang mewakili sifat-sifat yang diingatkan dalam lirik lagu.



Visual yang menampilkan adegan pembelajaran tentang rendah hati dan kebijaksanaan, sesuai dengan tema utama lagu.

Pos terkait