Lomba Keagamaan Meriahkan Ramadan 1447 H di Desa Tampaure Pasangkayu

Kegiatan Lomba Keagamaan di Desa Tampaure Memperkuat Cinta Al-Qur’an

Desa Tampaure, yang terletak di Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, kembali menunjukkan semangat keagamaannya dengan menggelar lomba adzan, tahfiz, dan tartil Al-Qur’an untuk tingkat SD dan SMP. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H.

Lomba tersebut berlangsung meriah dan khidmat di depan Masjid Al Qautsar, dengan suasana yang penuh antusiasme dari para peserta dan warga sekitar. Tenda besar yang dipasang tepat di depan masjid menjadi tempat utama acara, dengan hiasan lampu sederhana yang memberikan kesan hangat dan memancarkan cahaya kekuningan.

Berbagai Kategori Lomba

Kegiatan lomba ini mencakup tiga cabang utama, yaitu lomba adzan, tahfiz, dan tartil Al-Qur’an. Untuk tingkat SD, peserta dibagi menjadi dua kategori, yakni kelas 1 sampai kelas 4 serta kelas 5 sampai kelas 6. Total peserta yang ikut dalam lomba ini mencapai 30 orang, termasuk beberapa peserta dari luar desa.

Di dalam tenda, deretan kursi plastik dipenuhi oleh para orang tua dan warga yang hadir untuk menyaksikan setiap penampilan peserta. Di bagian depan, meja juri tersusun rapi, dengan para juri yang merupakan tokoh masyarakat Desa Tampaure yang serius mengamati setiap lantunan ayat suci maupun kumandang adzan yang dibawakan peserta.

Suasana yang Khidmat dan Penuh Antusiasme

Suasana perlombaan berlangsung hangat dan khidmat. Saat seorang peserta melantunkan ayat-ayat suci dengan suara merdu dan penuh penghayatan, hadirin tampak terdiam, larut dalam bacaan yang menggema di bawah tenda. Sesekali terdengar bisikan takbir pelan dari penonton sebagai bentuk apresiasi.

Tidak kalah menggetarkan, kumandang adzan dari peserta cilik menggema lantang menembus malam Ramadan. Suara mereka yang masih polos namun penuh semangat menambah kesan haru dan bangga bagi para orang tua yang menyaksikan. Di sela-sela perlombaan, tawa ceria para peserta cilik juga terdengar riang. Anak-anak yang telah tampil tampak saling menyemangati satu sama lain, sebagian duduk berkelompok sambil mengulang hafalan, sementara yang lain bercengkerama dengan wajah penuh keceriaan.

Harapan Masa Depan

Ketua Remaja Masjid (REMAS) Desa Tampaure, Sunarjo, saat ditemui di lokasi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda Ramadan yang baru dua kali dilaksanakan. Ia menjelaskan bahwa peserta yang ikut dalam lomba ini berasal dari tingkat SD dan SMP. Untuk SD, peserta dibagi menjadi dua kategori, kelas 1 sampai 4 dan kelas 5 sampai 6. Total peserta mencapai 30 orang, bahkan ada juga yang dari luar desa.

Sunarjo berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut pada Ramadan berikutnya dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah desa. Ia berharap kegiatan ini bisa membentuk generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan berani tampil.

Kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Malam Ramadan di Desa Tampaure pun terasa lebih bermakna, dipenuhi lantunan ayat suci, gema adzan, serta semangat generasi muda yang tumbuh dalam nilai-nilai keagamaan.




Pos terkait