Maarten Paes Dianggap Hanya Buat Masalah di Ajax Amsterdam

Aa1xlhnx 1
Aa1xlhnx 1



Maarten Paes kembali menjadi sorotan setelah tampil di laga Ajax Amsterdam melawan PEC Zwolle pada Minggu (1/3/2026). Laga ini merupakan pertandingan pekan ke-25 Eredivisie Liga Belanda 2025-2026. Meskipun Ajax gagal meraih kemenangan, Paes berhasil mencatatkan clean sheet dan mendapatkan rating 8,3 dari Sofascore berkat dua penyelamatan krusialnya.

Namun, performa Maarten Paes tidak sepenuhnya mendapat pujian. Dua pandit Liga Belanda mengkritik kualitas umpan yang dilakukannya selama pertandingan. Mereka menyoroti ketidakmampuan Paes dalam membangun serangan dari lini belakang. Kritik ini muncul karena akurasi umpan yang buruk dalam dua laga terakhir bersama Ajax.

Kenneth Perez, salah satu pandit yang mengkritik Paes, menyebut bahwa kiper Timnas Indonesia tersebut menjadi akar masalah kehilangan bola sebanyak 157 kali dalam laga tersebut. Ia membandingkan angka ini dengan klub-klub papan bawah Eredivisie, yang rata-rata hanya kehilangan bola sebanyak 120 kali per pertandingan. Bahkan NAC Breda, yang berada di zona degradasi, pernah kehilangan bola hingga 140 kali dalam laga melawan Telstar.

Perez menilai bahwa Paes memainkan bola-bola yang tidak terprediksi dan kurang stabil. Ia menegaskan bahwa kiper harus menjaga bola dengan baik atau tidak usah menjaganya sama sekali. “Dia harus sadar bahwa ia bermain sebagai kiper Ajax,” ujarnya.

Marciano Vink juga setuju dengan kritik yang diajukan oleh Perez. Menurut Vink, Paes seharusnya mulai memperbaiki kualitas permainannya karena ia adalah penjaga gawang untuk klub besar seperti Ajax. “Dia belum pernah melakukan ini sebelumnya, tetapi sekarang ia datang ke Ajax, dan saya berpikir: Saya akan membangun permainan sekarang,” kata Vink.

Ini bukan pertama kalinya Paes mendapat kritik dari pandit Belanda. Sebelumnya, Mike Verweij juga menyampaikan pendapat serupa. Menurut Verweij, Paes tidak akan menjadi kiper utama Ajax. Ia yakin klub akan segera mencari kiper yang lebih baik. “Saya rasa dia tidak akan menjadi kiper pilihan utama Ajax,” katanya. “Setelah musim ini, Ajax pasti ingin mendatangkan pemain dengan kaliber yang sama, bahkan mungkin lebih baik.”

Meski demikian, ada argumen yang menyatakan bahwa kritik terhadap Paes terlalu dini. Pasalnya, ia baru saja bergabung dengan Ajax dan sempat mengalami cedera. Publik Tanah Air percaya bahwa kiper andalan Timnas Indonesia ini mampu bertahan dari segala bentuk kritik yang dialamatkan kepadanya. Mereka optimis bahwa Paes akan terus berkembang dan membuktikan kemampuannya di level yang lebih tinggi.

Pos terkait