Pengalaman Bersama Timnas Indonesia Membentuk Karakter Maarten Paes
Maarten Paes, penjaga gawang yang kini memperkuat Ajax, mengakui bahwa keputusannya untuk membela Timnas Indonesia memiliki dampak besar terhadap perkembangan karirnya. Tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis di lapangan, pengalaman tersebut juga memberinya perubahan signifikan dalam hal mentalitas dan kedewasaan bermain.
Dalam wawancara yang dilakukan, Paes menjelaskan bagaimana tantangan yang ia hadapi bersama Timnas Indonesia berbeda dibandingkan kompetisi klub. Jadwal yang padat serta tekanan besar justru menjadi pelajaran berharga baginya. Ia merasa lebih tenang dan matang dalam menghadapi situasi sulit.
”Saya rasa saya sudah siap secara pribadi. Saya menjadi jauh lebih tenang. Pengalaman di Timnas Indonesia juga melibatkan banyak perjalanan,” ujar Maarten Paes.
Perjalanan Berat dan Tekanan Besar
Paes menggambarkan betapa beratnya agenda internasional yang harus ia jalani. Perjalanan udara hingga 24 jam, lalu hanya memiliki waktu singkat untuk beradaptasi sebelum kembali bertanding, menjadi rutinitas yang harus dihadapi. Belum lagi perbedaan waktu hingga 12 jam yang memengaruhi kondisi fisik dan fokusnya.
”Penerbangan 24 jam dan dua hari kemudian bermain, lalu dua hari kemudian bermain lagi dan kemudian penerbangan 24 jam lagi,” ucap Maarten Paes.
Pelajaran Berharga dari Tekanan Publik
Namun, tantangan tersebut justru menjadi pelajaran berharga. Paes menyebut tekanan besar dari jutaan pasang mata yang menyaksikan laga Timnas Indonesia turut membentuk mentalnya. Dia merasa tuntutan tinggi dari publik membuatnya belajar mengendalikan emosi dan tetap fokus pada performa.
”Ada tekanan luar biasa dengan 300 juta orang yang menonton. Anda belajar banyak dari pengalaman seperti itu,” kata Maarten Paes.
Kemampuan Melihat Situasi Secara Rasional
Menurut Paes, perubahan terbesar yang dirasakan adalah kemampuan melihat situasi secara lebih rasional. Jika sebelumnya cenderung larut secara emosional, kini dia lebih tenang dalam mengambil keputusan di lapangan.
”Pelajaran terbesar adalah saya harus tetap jujur pada diri sendiri sebisa mungkin. Dulu saya lebih terlibat secara emosional, tetapi sekarang saya dapat melihat semuanya lebih rasional,” jelas Maarten Paes.
Pentingnya Menjadi Diri Sendiri
Dia pun menekankan pentingnya menjadi diri sendiri sebagai kunci performa terbaik. Bermain secara intuitif, menurutnya, membuat seorang pemain tampil lebih lepas dan percaya diri.
Pengalaman yang Membentuk Kematangan
Pengalaman bersama Timnas Indonesia tak hanya memperkaya perjalanan karir Maarten Paes, tetapi juga membentuknya menjadi sosok yang lebih matang menghadapi tekanan. Di usia yang masih produktif, Paes menunjukkan bahwa tantangan besar bisa menjadi batu loncatan untuk berkembang lebih jauh.





