Maarten Paes Tak Bisa Dibobol, Bikin Pelatih Lawan Kecewa

Aa1vvjr8 1
Aa1vvjr8 1



Maarten Paes menunjukkan performa yang luar biasa bersama Ajax Amsterdam, namun hal ini justru menimbulkan kekecewaan bagi pelatih Zwolle, Henry van der Vegt.

Pada pertandingan pekan ke-25 Liga Belanda 2025-2026, Maarten Paes tampil untuk kedua kalinya bersama Ajax saat menghadapi markas Zwolle. Pertandingan berlangsung di MAC PARK Stadion pada Minggu (1/3/2026), dan kiper timnas Indonesia tersebut berhasil mencatatkan clean sheet. Kedua tim akhirnya berbagi poin setelah bermain imbang 0-0.

Paes menunjukkan penampilan yang sangat solid dengan melakukan dua penyelamatan penting. Salah satu aksi terbaiknya terjadi ketika ia berhasil menepis tembakan Koen Kostons di area penalti. Performa hebat Paes membuat Van der Vegt merasa frustrasi karena timnya gagal mencetak gol meskipun memiliki beberapa peluang bagus.

“Setiap poin sangat kami hargai, jadi kami sangat senang dengan itu,” ujar Van der Vegt.

Namun, ia juga menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menyangka akan kecewa dengan satu poin melawan Ajax.

“Mungkin saya akan senang nanti.”

“Di sisi lain, kami juga tidak memberikan banyak peluang kepada lawan hari ini melawan Ajax.”

“Dalam hal tersebut, kami berhasil mengendalikan keadaan dengan baik,” tambahnya.

Maarten Paes adalah pemain baru di Ajax. Ia resmi bergabung dengan skuad De Godenzonen pada 2 Februari 2026. Dua minggu kemudian, Paes mencatatkan debutnya dalam pertandingan melawan NEC Nijmegen. Pemain dengan postur tinggi 192 cm tersebut tampil solid dengan mencatatkan tujuh penyelamatan. Meski begitu, penampilannya sedikit tercoreng oleh gol dari kubu lawan yang dicetak oleh Darko Nejasmic.

Meskipun demikian, Paes tetap berhasil membawa timnya meraih poin usai pertandingan berakhir imbang 1-1. Bergabung dengan Ajax merupakan impian yang menjadi kenyataan bagi Paes.

Bergabung dengan Ajax membuat Paes kembali ke tempat kelahirannya, Belanda, setelah empat tahun berkarier di Amerika Serikat bersama FC Dallas. Bagi Paes, kepindahan ke Ajax adalah mimpi yang menjadi nyata.

Pemain berusia 27 tahun ini mengklaim dirinya sebagai penggemar berat Ajax sejak kecil. Bahkan, ia sering mengenakan atribut klub tersebut saat tidur.

“Mungkin klise kalau Ajax adalah impian masa kecil dan saya tidur mengenakan piyama Ajax, tapi itu benar,” kata Paes.

“Sungguh fantastis bisa menjadi bagian dari klub ini,” tambahnya.

Paes tidak melihat klub lain di Belanda selain Ajax. Ia hanya ingin membela De Godenzonen jika kembali ke Negeri Kincir Angin.

“Saya selalu memiliki visi jangka panjang, dan kepindahan saya ke Amerika adalah bagian dari itu,” ujar Paes.

“Saya sudah memikirkannya: jika saya kembali ke Belanda, itu akan ke Ajax,” pungkasnya.

Pos terkait